Menu

Mode Gelap

Kaltim · 11 Jun 2022 13:10 ·

Semua Wilayah Kaltim PPKM level 1, Fasilitas Umum Boleh Buka 100 Persen


					Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

pranala.co, SAMARINDA – Semua wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Ini merujuk pandemi COVID-19 mengalami penurunan signifikan. Aturan terbaru PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Kaltim Nomor 12/2022.

Instruksi Gubernur ini mulai berlaku sejak 7 Juni 2022 sampai 4 Juli 2022 dan dapat dilakukan perubahan sewaktu waktu sesuai dengan kebutuhan.

Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin menjelaskan terbitnya Ingub ini menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri Republik untuk melaksanakan PPKM COVID-19 dengan kriteria Level 1 (satu).

Serta situasi pandemi berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan serta lebih mengoptimalkan Pos Komando (Posko) Penanganan di Tingkat Desa dan Kelurahan.

“Dari Ingub ini ditetapkan seluruh Kabupaten/Kota se-Kaltim masuk Level 1,” kata Syafranuddin.

Menurut dia dengan ditetapkan Level 1 ini seluruh kabupaten/kota, maka seluruh aktivitas kegiatan masyarakat bisa dilaksanakan 100 persen.

Namun, semua kegiatan masyarakat tersebut tetap diberlakukan protokol kesehatan ketat dan pengaturan waktu kerja secara bergantian.

Misalnya, pendidikan atau sekolah sudah 100 persen. Tapi, prokes harus tetap dilakukan, contohnya menggunakan masker. Karena saat ini pemerintah pusat belum menetapkan kondisi endemi COVID-19.

Ditambahkannya, Bupati dan Wali Kota di wajib didukung penuh TNI, Polri dan Kejaksaan dalam mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM Level 1.

Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Kaltim

Sementara untuk perkembangan Covid-19 di Kaltim, pasien yang menjalani perawatan tersisa 16 orang, berdasarkan update kasus harian Satgas COVID-19 Kaltim pada 10 Juni 2022. Jumlah pasien positif tersebut turun satu angka dari hari sebelumnya yang berjumlah 17 orang.

Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda menjelaskan, update kasus harian ditemukan tambahan 3 pasien sembuh yang terjadi di Samarinda 2 orang dan satu lainnya di Penajam Paser Utara.

Sementara pada hari yang sama, kasus terkonfirmasi positif bertambah dua orang yang terjadi di Samarinda 1 orang dan Paser 1 orang..Perkembangan kasus masih menunjukkan grafik melandai, artinya jumlah angka kesembuhan dan kasus baru positif hampir berimbang.

Andi mengungkapkan pasien terkonfirmasi positif dan masih menjalani perawatan tersebar di tujuh wilayah diantaranya Balikpapan 5 orang, Bontang 4 orang, Samarinda 3 orang, Kutai Barat 1 orang, Kutai Timur 1 orang dan Paser 1 orang.

“Tujuh wilayah tersebut dalam status zona kuning, dan kami berharap pasien yang dirawat segera pulih agar segera menyusul ke zona hijau,” kata Andi.

Sementara itu, lanjut Andi tiga wilayah Kaltim yakni Mahakam Ulu, Berau dan Penajam Paser Utara masih mempertahankan status zona hijau, atau sudah tidak ada kasus pandemi di wilayah tersebut.

Andi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dengan tetap menjaga protokol kesehatan meski kasus pandemi telah mengalami penurunan. [RE]

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Australia Tawarkan Diri Ikut Pembangunan IKN

6 Juli 2022 - 13:51

pranala. 1

Tim Transisi IKN Gelar Konsultasi Publik, Ini Pesan Gubernur Kaltim

6 Juli 2022 - 09:54

Gubernur Kaltim, Isran Noor saat membuka konsultasi publik Studi Amdal Rencana Kegiatan Pembangunan Kawasan Terpadu Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Fasilitas Pendukung Lainnya Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan.

Enam Poin Kesepakatan Eliminasi Malaria di Kaltim

5 Juli 2022 - 11:39

malaria ilustrasi

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg

Khusus Putra-Putri Kaltim, Mulai Hari Ini UNESA Buka Pendaftaran Beasiswa Full S1 PLB

4 Juli 2022 - 19:29

Penajam Paser Utara Masuk Kabupaten Endemis Malaria di Indonesia

4 Juli 2022 - 16:29

Penajam Paser Utara Masuk Kabupaten Endemis Malaria di Indonesia
Trending di Kaltim