Sejarah Hari Ini: 26 Maret, Soeharto jadi Presiden Gantikan Soekarno

  • Whatsapp
Soeharto ketika menerima mandat presiden dari Soekarno. (Arsip Nasional)

PRANALA.CO – Momen sejarah 26 Maret tepatnya 53 tahun silam, ada peristiwa saat MPR bersepakat angkat Soeharto jadi Presiden Republik Indonesia menggantikan Soekarno.

Soeharto menggantikan Soekarno yang sebelumnya dicopot jabatannya oleh MPRS. Pergantian posisi Soekarno oleh Soeharto tak lepas dari adanya Surat Perintah Sebelas Maret pada 11 Maret 1966.

Bacaan Lainnya

Sebelum menjadi Presiden, Soeharto pada hari Minggu 12 Maret 1967, dilantik sebagai Pejabat Presiden RI. Pelantikan ini merupakan pelaksanaan dari Ketetapan MPRS No. XXXIII/1967 yang menetapkan mencabut kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno dan menarik kembali mandat MPRS dari Presiden Soekarno.

Terpilihnya Soeharto sebagai Presiden RI kedua tidak terjadi begitu saja. Proses panjang dilalui Soeharto, bahkan disebut-sebut diwarnai kontroversi.

Perjalanan panjang itu dimulai dari gejolak aksi mahasiswa pasca-peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal G30S. Aksi mahasiswa itu cukup menggoyang pemerintahan.

Soekarno yang mestinya memimpin rapat kabinet di Istana Merdeka pada 11 Maret 1966 harus segera pergi meninggalkan tempat.

Soekarno saat itu meninggalkan Istana Kepresidenan di Jakarta setelah mendapat laporan adanya pasukan liar yang bergerak di luar Istana.

Setelah itu, tiga jenderal mendatangi Soekarno di Istana Bogor, yaitu Brigjen Amirmachmud, Brigjen M Jusuf, dan Mayjen Basuki Rachmat.

Pertemuan itu kemudian menghasilkan surat mandat yang diberikan Soekarno kepada Letjen Soeharto, selaku Menteri/Panglima Angkatan Darat.

Bermodalkan Supersemar, Soeharto tidak hanya memulihkan keamanan, tetapi juga secara perlahan mengambil alih kepemimpinan nasional.

Soekarno sempat menyikapinya dengan mengeluarkan pidato pembelaan yang dikenal dengan “Nawaksara”. Namun, MPRS menolak pidato pertanggungjawaban itu. Soekarno pun diberhentikan sebagai Presiden pada 22 Juni 1966 dalam Sidang Umum ke-IV MPRS.

 

[red]

Pos terkait