Pranala.co, BONTANG — Saat malam tiba, sebagian ruas jalan di kawasan Bontang Lestari, Kota Bontang masih gelap gulita. Minimnya penerangan jalan umum (PJU) membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas. Apalagi di jalur yang belum tersentuh perbaikan.
Keluhan ini bukan baru. Lurah Bontang Lestari, Muhammad Akbar Aditya, mengatakan, persoalan penerangan sudah lama menjadi perhatian warga. Setiap tahun, pihak kelurahan selalu mengajukan penambahan PJU ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Perhubungan (Dishub).
“Masyarakat sering mengeluh ke kami. Setiap tahun kami sampaikan ke Pemkot, tapi memang anggaran terbatas. Dishub juga mengurus seluruh wilayah Bontang, bukan hanya di sini,” ujar Akbar, Selasa (27/10/2025).
Ia menjelaskan, Dishub sebenarnya rutin melakukan pengadaan PJU setiap tahun. Hanya saja, distribusinya dilakukan bertahap. Tidak semua unit langsung dipasang di Bontang Lestari.
“Kami paham, daerah lain juga butuh. Tapi harapannya, tiap tahun tetap ada progres,” tambahnya.
Beberapa titik di Bontang Lestari sudah memiliki tiang PJU, tetapi banyak yang tidak berfungsi karena lampunya rusak. Ada pula ruas jalan yang belum memiliki tiang sama sekali.
“Seperti di jalan setelah kantor dinas Wali Kota Bontang, di Nyerakat. Dulu gelap karena lampunya mati. Sekarang sudah diperbaiki, jadi terang lagi,” ungkap Akbar.
Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar urusan kenyamanan, tetapi juga soal keamanan publik. Jalan gelap rawan kecelakaan dan tindak kriminalitas.
“Kalau gelap, pengendara bisa celaka. Belum lagi rawan kejahatan, apalagi belum ada kamera CCTV,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memastikan persoalan PJU menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia mengatakan, anggaran tambahan untuk penerangan jalan telah disiapkan dalam APBD Perubahan 2025. Fokus utamanya adalah kawasan yang masih minim cahaya, termasuk Bontang Lestari.
“Anggaran perubahan sudah kami siapkan. Ada juga di anggaran murni tahun depan. Untuk teknisnya, Dishub yang lebih tahu,” terang Agus Haris.
Pemerintah berharap, penambahan PJU ini dapat segera direalisasikan agar Bontang Lestari semakin terang, aman, dan nyaman bagi warga yang beraktivitas di malam hari.
“Kita ingin Bontang Lestari tidak lagi gelap. Warga harus bisa pulang dan melintas dengan rasa aman,” tutup Agus Haris. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










