Sabu 2 Kg Disamarkan jadi Kotak Teh Seduh

  • Whatsapp
Ilustrasi.

BALIKPAPAN – Seorang wanita berinisial YU (31) kurir narkoba jenis sabu dibekuk jajaran Polda Kalimantan Timur. Pelaku diamankan bersama barang bukti (BB) atas kepemilikan 2 kilogram sabu-sabu.

“Pelaku, wanita warga Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser ditangkap polisi,” kata Direktur Ditreskoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo Chairul, Rabu (21/4/2021).

Bacaan Lainnya

Polisi mengantongi informasi adanya transaksi informasi di Kota Balikpapan. Kasubdit III Ditreskoba Polda Kaltim AKBP Ronni Bonic bersama timnya langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) di Warung Makan Madiun Jalan Sepinggan Baru II Sepinggan Balikpapan Selatan.

Petugas langsung menyergap pelaku sudah dicurigai berada di lokasi warung makan. “Langsung melakukan pengintaian, saat berada di rumah makan itu, pelaku langsung ditangkap,” paparnya.

Penggeledahan dilakukan. Didapati barang bukti sabu seberat 2 kilogram. Pelaku berusaha menyamarkan narkoba jenis sabu dalam kemasan kotak plastik teh seduh asal Malaysia. Barang bukti disembunyikan dalam mobil bernomor polisi KT 1652 om KQ.

Usia melakukan penangkapan, lanjut Ricky, pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Kaltim untuk pemeriksaan lanjut. Saat penangkapan, tim yang di lapangan sempat kecele, pasalnya pelaku berperawakan seperti pria meskipun sejatinya perempuan.

“Kalau tidak diberitahu pelaku ia adalah perempuan saat akan digeledah, kami tidak tahu. Makanya kemudian dipanggil polwan, untuk menggelah,” papar Ricky.

Selanjutnya, kata Ricky pelaku dibawa ke rumahnya di kawasan Sepinggan Baru, dan di rumah ini ditemukan barang bukti 1 paketan kecil sabu seberat 4 gram.

“4 gram ini sisanya dari 50 gram, karena 46 gram lainnya sudah tersangka jual,” jelasnya.

Sementara ditanyakan soal keterlibatan tersangka, Ricky mengatakan, kalau pelaku hanya sebagai kurir, di mana sabu tersebut rencana akan dibawa dan disebarkan di Samarinda.

“Keterangan pelaku ia.masih kami dalami. Berapa upahnya belum diketahui yang pasti tersangka hanya sebagai kurir dan dapat perintah dari seseorang dan barang bukti diserahkan di rumah makan,” jelasnya.

Polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan menelusuri asal usul datangnya narkoba ini. Apakah masuk lewat jalur darat, laut, atau udara.

“Dari keterangan awal, tersangka mengaku mendapat kiriman sabu itu dari pulau Jawa,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. **

Pos terkait