Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mulai melakukan pendataan ulang warga miskin penerima bantuan sosial (bansos). Langkah ini diambil untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa proses pendataan ini bukan sekadar formalitas. Setelah data terkumpul, seluruh pihak terkait akan dikumpulkan untuk melakukan verifikasi akhir sesuai kriteria yang ditetapkan Kementerian Sosial (Kemensos).
“Biar Dinsos yang mempresentasikan by name by address, sesuai kondisi real keluarga itu. Kalau sudah yakin memenuhi enam kriteria Kemensos, baru kita tetapkan datanya,” ujar Agus Haris, Kamis (6/11), usai kegiatan penanaman mangrove di Berebas Tengah.
Agus Haris menyampaikan langkah tegas lain: penerima bansos akan diberi stiker bertuliskan “Warga Miskin” di rumah masing-masing. Stiker itu, katanya, bukan untuk mempermalukan, melainkan bentuk transparansi dan tanggung jawab sosial bersama.
“Jangan sampai mau menerima bantuan, tapi tidak mau ditempeli stiker. Kalau memang sesuai kriteria warga miskin, ya jangan menolak,” tegasnya.
Menurutnya, dengan adanya stiker tersebut, masyarakat dapat ikut mengawasi agar tidak ada penerima bantuan fiktif atau tidak layak.
Agus menambahkan, validasi data ini sangat penting untuk memastikan intervensi dana dari APBD maupun program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan benar-benar menyentuh kelompok yang membutuhkan.
“Kalau penerima bansos tidak sesuai data dan fakta lapangan, kita tidak bisa ukur keberhasilan program APBD dan TJSL. Dana besar bisa terbuang percuma,” ujarnya.
Setelah data diverifikasi, Pemkot Bontang akan menyerahkan hasilnya ke Kemensos sebagai data acuan resmi dan tunggal. Dengan begitu, setiap program bantuan sosial—baik dari pusat, daerah, maupun CSR perusahaan—akan menggunakan satu basis data yang sama.
“Jadi tidak ada lagi data ganda. Semuanya pakai data resmi yang sudah diverifikasi langsung ke lapangan,” pungkas Agus Haris. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami









