RS PKT Prima Sangatta Bantah Miliki Alat Swab Test Covid-19

Suasana RS PKT Prima Sangatta.

POLEMIK soal test swab dilakukan Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) Prima Sangatta dijawab tegas manajemen rumah sakit tersebut. Melalui siaran persnya, Senin (6/7), Direktur RS PKT Prima Sangatta, Rustam Effendi membantah pihaknya memiliki alat Alat PCR (Polymerase Chain Reaction, red), seperti yang diberitakan.

“Tidak benar, bahwa RS PKT (Rumah Sakit Pupuk Kalimantan Timur, red) Prima Sangatta mempunyai Alat PCR (Polymerase Chain Reaction, red), seperti yang diberitakan dan beredar di media online pada tanggal 04 Juli 2020,” tegasnya dalam siaran pers.

Kata dia, pelayanan Swab Test RS PKT Prima Sangatta, dilakukan dengan bekerja sama dengan Laboratorium RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, sebagai pihak ketiga dalam melakukan pengujian sampel swab (PCR)

Dia juga membantah jika rumah sakit yang dipimpinnya melakukan perawatan terhadap pasien yang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Berdasarkan Surat Edaran Bupati Kutai Timur No. 440/1077/Umum tanggal 04 Juni 2020 perihal Protokol Kesehatan Covid-19 dan Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupatem Kutai Timur tanggal 06 Juli 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Kutim, bahwa setiap Layanan Skrining Covid-19 berupa Rapid Test maupun Swab Test harus memiliki Izin Pelaksanaan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kutim.

“Selain itu,  pelayanan tes swab tidak dapat dilakukan oleh Rumah Sakit Swasta kecuali “Include” dengan pelayanan Tracing, Treatment dan Isolasi,” tambahnya.

Sejak rilis resmi ini dikeluarkan, maka RS PKT Prima Sangatta tidak lagi melayani pemeriksaan swab test COVID-19. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekanan atas ketidaknyamanan pemberitaan dan penghentian pelayanan pemeriksaan swab test. Selain itu, dia juga memastikan tetap mendukung upaya nasional maupun daerah tentang pencegahan COVID-19.

“Dengan adanya pers rilis ini, maka RS PKT Prima Sangatta tidak lagi melayani pemeriksaan swab test COVID-19. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekanan atas ketidaknyamanan pemberitaan dan penghentian pelayanan pemeriksaan swab test,” tegas dia. (*)

More Stories
Gegara Corona, Usaha Kecil Merana, PHK Dimana-mana