Ribuan Guru Mulai Divaksin, Dewan Apresiasi Satgas

  • Whatsapp
Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin.

PRANALA.CO – Ribuan tenaga pengajar di Kota Bontang, Kalimantan Timur sudah menerima vaksin Covid-19, Kamis (25/3/2021) lalu. Sedangkan, jumlah guru yang masuk target vaksinasi 3.200 orang, dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Langkah Satgas Covid-19 Bontang ini, mendapat apresiasi dari Ketua Komisi I DPRD Bontang, Muslimin. Sebab, dirinya memang getol meminta vaksinasi bagi tenaga pengajar dipercepat.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah. Akhirnya para guru mendapat vaksin. Ini sebagai langkah mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang direncanakan Juli mendatang,” kata Muslimin kala dihubungi, Sabtu (27/3/2021).

Langkah untuk digelarnya PTM ini tentunya harus diimbangi dengan vaksinasi kepada guru-guru. Jangan sampai, kata dia, malah terjadi adanya penyebaran di satuan pendidikan.

Tak hanya itu, politisi Golkar ini menilai, digelarnya PTM menjadi penting untuk meminimalisir terjadinya lost generation (kehilangan generasi) akibat adanya pandemi.

Sebab, sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan selama pandemi ini, menurut Muslimin kurang maksimal dan tidak bisa membuat siswa mendapatkan pembelajaran semestinya.

Dia pun meminta agar dinas terkait segera melakukan simulasi PTM di sekolah agar bisa dilakukan secepatnnya. “Kalau bisa dilaksanakan usai Lebaran nanti. Kashian anak-anak kita pendidikanya terimbas pandemi,” ujarnya.

“Nah untuk itu vaksinasi kepada para guru saya harap bisa secepatnya diselesaikan. Kami dari dewan siap men-support soal anggaran jika dibutuhkan,” sambungnya.

Muslimin juga berharap, dengan mulai berjalannya vaksinasi maka belajar tatap muka bisa segera kembali berjalan secara normal.

Sebab, pembelajaran jarak jauh yang sudah berlangsung selama setahun ini akibat dampak dari pandemi Covid-19 menimbulkan banyaknya kesenjangan.

Meski demikian, dia mengingatkan kepada tenaga kependidikan agar tetap menjalankan protokol kesehatan meski sudah mulai mendapatkan vaksin.

Seperti melalui sistem shift, jaga jarak meja, dan wajib untuk menggunakan masker bagi masyarakat luas. Tak hanya itu saja, harapan lain juga ditujukan pada segenap orangtua dan institusi pendidikan terus dapat berkolaborasi dalam mempersiapkan penerapan protokol kesehatan dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya, sebanyak 1.300 guru Sekolah Dasar (SD) di Bontang disuntik vaksin Covid-19, Kamis (25/3/2021). Penyuntikan vaksin jenis Sinovac berlangsung di tiga tempat, aula Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), SDN 001 Bontang Utara, dan SDIT Yabis Bontang.

Juru Bicara (jubir) Satgas Covid-19, Adi Permana mengatakan, vaksinasi ditargetkan selesai dalam satu hari. Selain guru, vaksinasi ini juga dilakukan terhadap tenaga kependidikan atau tata usaha, dan satpam sekolah.

“Setelah ini, dilanjutkan untuk guru SMP, SMA, dan perguruan tinggi,” ujarnya. **

Pos terkait