Pranala,co, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi memiliki jajaran direksi baru untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penetapan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) melalui Pengumuman Nomor: 500/27427/B.EKO tertanggal 31 Oktober 2025.
Keputusan ini menjadi hasil akhir dari proses panjang seleksi calon direksi BUMD yang digelar Pemprov Kaltim sepanjang tahun 2025. Proses seleksi tersebut dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan profesionalitas, rekam jejak, dan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam pengumuman itu, tercantum nama-nama yang akan memimpin sejumlah BUMD strategis di Kaltim untuk periode 2025–2030, antara lain:
- Ruswan, Direktur Operasional PT Migas Mandiri Pratama Kaltim
- Abdul Azis Muslim, Direktur Keuangan dan SDM PT Migas Mandiri Pratama Kaltim
- Muchammad Alfian, Direktur Operasional PT Ketenagalistrikan Kaltim
- Rano Hardani, Direktur Operasional dan SDM PT Kaltim Melati Bhakti Satya
- Dovist Calvino, Direktur Keuangan PT Kaltim Melati Bhakti Satya
- A. Adhigustiawarman F, Direktur Operasional PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera
Dalam surat keputusan itu juga ditegaskan bahwa hasil penetapan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Pengumuman tersebut diterbitkan untuk diketahui publik dan menjadi acuan bagi seluruh pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan BUMD di Kaltim.
Gubernur Rudy Mas’ud menekankan, penetapan direksi baru ini bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat peran BUMD dalam menopang pembangunan daerah.
“BUMD harus menjadi lokomotif ekonomi daerah. Dengan jajaran direksi yang baru, kami berharap pengelolaan bisa lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, BUMD juga diharapkan lebih aktif menggali potensi daerah serta memperluas kemitraan strategis dengan dunia usaha dan masyarakat.
Pemprov Kaltim menilai BUMD memiliki posisi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor migas, energi, dan pertambangan. Melalui direksi yang baru, pemerintah berharap kinerja BUMD semakin efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kaltim.
Selain sebagai penggerak ekonomi, BUMD juga diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan ekonomi global. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










