Ramadan Baru Sehari, Puluhan Remaja Samarinda Terjaring di Hotel

  • Whatsapp
Puluhan remaja diamankan Polresta Samarinda

SAMARINDA – Baru sehari Ramadan, 29 muda mudi tanpa ikatan sah terjaring razia hotel dan penginapan di wilayah Kota Samarinda. Polisi kemudian membawa pasangan muda mudi yang terjaring razia ke Mako Polresta Samarinda.

Saat melakukan intorogasi, petugas mengetahui jika diantara yang terjaring razia tersebut masih di bawah umur.

Bacaan Lainnya

“Ya, ada 29 orang tanpa ikatan sah yang kita amankan. Terdiri dari 14 laki-laki dan 15 perempuan dari beberapa hotel di Kota Samarinda,” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, melalui Waka Polresta Samarinda, AKBP Eko Budiarto.

Ini merupakan salah satu Operasi Pekat Mahakam 2021. Razia ini berlangsung awal Ramadan 1442 H dalam rangka memberantas penyakit masyarakat (Pekat).

Kata dia, menerangkan operasi ini untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif terutama di saat bulan suci Ramadhan dan memutus penyebaran Covid-19.

”Razia ini merupakan rangkaian kegiatan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) guna menjaga situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polresta Samarinda tetap kondusif terutama di bulan suci Ramadhan,” ujar AKBP Eko Budiarto dalam rilis pada 13 April 2021.

Pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam ini dengan sasaran premanisme, sajam, prostitusi, judi, narkoba, petasan dan miras. Razia berlangsung Selasa pagi, 13 April 2021. Razia menyasar sejumlah hotel dan guesthouse di Jalan Urip Sumaharjo, Kelurahan Sungai Pinang Dalam serta Guest House yang ada di Jalan K.H. Samanhudi, Kelurahan Pelita Kota Samarinda.

Dari hasil kegiatan razia ini kami (polisi) juga mendapatkan alat isap jenis sabu yang didapati di dalam kamar tamu. Polisi kemudian mengembangkan penemuan alat hisab sabu ini untuk proses lebih lanjut. ***

Pos terkait