Pranala.co, BONTANG – ASB Pelangi Mandau kembali menunjukkan dominasinya. Akademi binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) itu sukses menyabet dua gelar juara sekaligus pada Turnamen Askot PSSI Bontang 2025. Dua kelompok usia, U-10 dan U-14, sama-sama naik podium tertinggi.
Prestasi ini mengukuhkan Pelangi Mandau sebagai pembina atlet muda yang paling konsisten di Kota Bontang. Sekaligus menegaskan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung perkembangan olahraga daerah melalui pembinaan berkelanjutan sejak usia dini.
Sepanjang turnamen, permainan anak-anak Pelangi Mandau memukau. Mereka tampil percaya diri sejak awal.
Tim U-14 melaju tanpa banyak hambatan. Dari fase penyisihan, semifinal, hingga final, permainan mereka stabil. Tenang. Matang.
Di sisi lain, tim U-10 tak kalah bersinar. Meski menjadi kelompok usia termuda, gaya bermain mereka cepat, agresif, tetapi tetap terukur. Ciri khas pembinaan Pelangi Mandau.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Anak-anak mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen hingga akhirnya menjadi juara,” ujar Direktur Teknik ASB Pelangi Mandau, Eko Pramono, Rabu (26/11/2025).
Raih Penghargaan Individu
Prestasi tim diikuti pula oleh pengakuan individu. Dua pemain muda—Rahmat Malinau (U-14) dan M. Dzakir Kahffadi (U-10)—masing-masing dinobatkan sebagai Best Player.
“Ini bukti bahwa pembinaan karakter dan kemampuan teknis berjalan seimbang. Anak-anak berkembang secara kolektif, sekaligus kuat secara individu,” lanjut Eko.
Dominasi Pelangi Mandau bukan terjadi sekali ini. Sebelumnya, mereka juga keluar sebagai Juara Umum Pandawa Cup 2 Indonesia Sentra League 2025. Tidak tanggung-tanggung, seluruh kategori digondol: U-12, U-14, dan U-16.
Daftar prestasi individu pun panjang: Best Player U-12: Afiq Adhira Ramadhan; Best Player U-14: Rochmat Malinau; Best Player U-16: M. Ibnu Hayyam; Best Goalkeeper U-14: Alvaro Adhiatma; Top Score U-16: Raditya Jalu.
Prestasi beruntun itu menunjukkan pembinaan yang merata. Tidak hanya satu generasi yang unggul, tetapi semua kelompok umur berkembang.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut prestasi Pelangi Mandau sebagai hasil kerja keras jangka panjang.
“Ini bukan hanya soal teknik bermain. Ada karakter, kedisiplinan, dan kerja sama tim yang dibangun melalui proses latihan,” kata Anggono.
Ia menegaskan, dukungan perusahaan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang kuat di bidang olahraga. Pupuk Kaltim ingin memastikan anak-anak Kota Bontang memiliki ruang yang sehat dan positif untuk berkembang.
“Kami akan terus mendukung pembinaan usia dini. Talenta terbaik harus lahir dari Bontang dan mampu melangkah lebih jauh,” tegas Anggono.
Dengan rentetan prestasi itu, Pelangi Mandau kini menjadi salah satu akademi yang patut diperhitungkan. Pembinaan yang konsisten dan terarah memberi harapan baru bagi masa depan sepak bola Bontang.
“Prestasi ini adalah pengingat bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Kami bangga dengan perjuangan anak-anak Pelangi Mandau,” tutup Anggono. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















