Puncak HKAN berlangsung di Bontang, Menteri Siti Nurbaya Dijadwalkan Hadir

oleh -
Wali Kota Neni meninjau langsung lokasi peringatan HKAN 2020. (HUMAS ADI)

PRANALA.CO, Bontang – Besok, Selasa (15/9) selama dua hari, Kota Bontang akan menjadi tuan rumah Peringatan Puncak Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020. Persiapan pun sudah dilaksanakan matang. Rencananya bakal dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berkesempatan meninjau lokasi pelaksanaan HKAN tersebut di Bontang Mangrove Park (BMP) Taman Nasional Kutai (TNK), Senin (14/9).

Kunjungan Wali Kota Neni sekaligus memastikan semua persiapan berjalan dengan baik serta memberi instruksi kepada petugas atau panitia dalam mendukung even nasional ini agar berjalan lancar.

“Tak kalah penting kebersihan diperhatikan, jangan sampai ada sampah plastik. Ingat, kita tuan rumah,” tegasnya.

Tahun ini, HKAN mengusung tema “Nagara Rimba Nusa : Merawat Peradaban Menjaga Alam”. “Jadikan konservasi alam sebagai bagian dari sikap hidup kita sehari-hari agar selanjutnya berkembang menjadi budaya bangsa yang dapat kita wariskan kepada generasi-generasi penerus kita,” ujar Neni.

Tema ini menekankan pada semangat berperadaban maju yang harmoni dengan alam di era milenial dan menjadi catatan sejarah dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia.

Meski demikian, semangat konservasi alam tentunya diharapkan dapat tertanam di semua generasi mengingat tidak ada generasi manapun yang tidak bergantung pada alam.

Neni bilang, tema ini menggambarkan semangat konservasi alam di era peradaban maju menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk generasi masa kini ketika kemajuan teknologi, pola hidup, berpikir terbuka, terbatasnya waktu, dan tuntutan kualitas hidup semakin meningkat dan menjadi suatu kebanggaan dan kebutuhan untuk melaksanakannya.

Peringatan ini diselenggarakan setiap tahun untuk mengingatkan masyarakat umum bahwa konservasi alam merupakan bagian integral dari pembangunan yang berkelanjutan.

Even ini harus terus dilaksanakan dan dipertahankan dalam setiap kegiatan dalam upaya perlindungan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya sebagai sistem penyangga kehidupan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.