Prostitusi Berkedok Warung Kopi di Kutai Timur Digerebek, Pelanggannya Sopir Truk

  • Whatsapp

PROSTITUSI berkedok warung kopi dan warung makan di Jalan Poros Sangatta-Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur, digerebek polisi, Selasa (1/9/2020) malam.

Polisi mendapati dua warung makan dan kopi di Kilometer 16 dan Kilometer 20, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur.

Bacaan Lainnya

Dua warung tersebut digunakan sebagai tempat prostitusi..“Kami mengamankan 2 muncikari (MJ dan ME) dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kutai Timur, AKP Abdul Rauf saat memberi keterangan pers, Rabu (2/9).

Selain muncikari, polisi juga mengamankan 12 saksi di antaranya sejumlah perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK)..Saat ini mereka berstatus sebagai saksi.

“Modusnya warung jualan makan dan kopi tetapi digunakan untuk prostitusi. Ada minuman keras dan karaoke. Di situ ada kamar,” jelas dia.

Muncikari mendapat upah (fee) Rp 50.000 setiap kali PSK melayani tamu dengan tarif Rp 300.000. Mereka memanfaatkan para pelintas baik sopir truk maupun sopir rental yang melintas di jalan tersebut.

“Motifnya itu buka praktik prostitusi cari keuntungan,” jelas dia.

Di lokasi polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yakni sejumlah kotak kondom, uang tunai, ponsel dan buku catatan fee muncikari.

Para tersangka dijerat Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara paling lama selama satu tahun empat bulan. (*)

Pos terkait