Presiden Beli Sapi Kurban dari Peternak Samarinda Seharga Rp79 Juta

  • Whatsapp
Inlah sapi kurban Presiden Jokowi, berjenis sapi Simental dengan berat 968 kg. Sapi ini dibeli Presiden dari peternak di Kelurahan Lempake Samarinda dan akan dipotog pada Hari Raya Kurban di halaman Masjid Baitul Mutaqqien Islamic Centre Samarinda.

SABAN tahun jelang Idul Adha, Presiden Joko “Jokowi” Widodo pasti membeli sapi di sejumlah daerah di Indonesia untuk kurban. Tak terkecuali Samarinda. Kali ini jenisnya limosin dengan berat 968 kilogram dan harganya Rp79 juta.

“Saya enggak menyangka juga, akhirnya sapi saya dibeli Pak Jokowi untuk kurban,” ujar Subroto saat ditemui di kawasan Lempake, Samarinda Utara pada Rabu (29/7).

Bacaan Lainnya

Sejak dulu pria 50 tahun ini berharap agar sapinya dipilih Jokowi. Biasanya pemilihan sapi ini merupakan rekomendasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim ke tim kepresidenan di Jakarta. Dari sekian banyak sapi yang diusulkan, sapi miliknya lah yang dilirik orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Belinya empat tahun lalu dengan harga Rp40 juta. Saat itu sapi berusia sekitar dua tahun. Sekarang usia sudah enam tahun,” ucapnya.

Selama empat tahun memelihara sapi ini diberi makan rumput dan ampas tahu. Dan itu lazim dipakai sebagai pakan sapi. Di peternakannya ada 46 ekor sapi yang dipelihara. Dia pun ucapkan terima kasih kepada Jokowi karena telah membeli sapinya.

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi banyak orang,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim Dadang Sudarya menuturkan setiap tahun tim kepresidenan meminta DPKH Kaltim merekomendasikan dan membeli hewan kurban untuk Presiden Jokowi. Ragam rekomendasi sapi ini nantinya bakal dipilih sendiri oleh presiden. Tahun ini sapi milik Subroto yang beruntung. Rencananya, sapi tersebut bakal diserahkan ke panitia kurban di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.

“Sapi (milik Subroto) memenuhi standar kesehatan, bebas penyakit dan berat sesuai arahan tim kepresidenan,” tutupnya. (Idn)

Pos terkait