PPKM Mikro dan Kaltim Steril Diklaim Berhasil

  • Whatsapp
Andi M Ishak, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur.

PENERAPAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan Kaltim Steril dianggap berhasil. Itu terbukti dengan kasus virus corona atau COVID-19 di Kaltim yang perlahan-lahan mulai berkurang seiring banyaknya pasien sembuh.

Namun, warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan. “Semangat tim medis kita sangat tinggi menyembuhkan dan melayani pasien termasuk melakukan testing, tracing, dan treatment,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak, Rabu (3/3/2021).

Bacaan Lainnya

Meski begitu, pertambahan kasus juga tak bisa dihindari. Ada tambahan 349 kasus positif virus corona baru di provinsi ini. Dengan rincian di Berau 32 kasus, Kutai Barat 12,

Kutai Kartanegara 73, Kutai Timur 57, dan Mahakam Ulu 2. Selain itu Paser 36 kasus, Penajam Paser Utara 3, Balikpapan 76, Bontang 7, dan Samarinda 51.

Penambahan pasien sembuh dilaporkan bertambah sebanyak 459 kasus. Meliputi Berau 42 kasus, Kutai Kartanegara 131, Kutai Timur 14, dan Paser 69. Diikuti Penajam Paser Utara 12 kasus, Balikpapan 104, Bontang 8, dan Samarinda 79.

Sebanyak 7 kasus lain dilaporkan meninggal dunia berasal dari Berau 1, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Balikpapan, dan Samarinda masing-masing 1 kasus, serta Kutai Kartanegara 2 kasus.

Dengan tambahan kasus baru ini maka akumulasi kasus COVID-19 di Kaltim telah mencapai 56.487 atau 1.517,9 kasus per 100 ribu penduduk dengan positif rate 24,3 persen. Total pasien sembuh 48.691 atau 86,2 persen dari akumulasi kasus positif dan pasien meninggal dunia 1.338 atau 2,4 persen.

Menyisakan 6.458 kasus aktif atau masih menjalani perawatan maupun isolasi mandiri. Karenanya, dia meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

“Selalu pakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun, mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas serta mengurangi mobilitas ke luar rumah,” ungkapnya.

Dengan penurunan kasus saat ini, Satgas COVID-19 Kaltim menilai penerapan Kaltim Steril dan PPKM Mikro di sejumlah daerah terbukti sukses menekan penambahan kasus positif. Sementara dalam waktu bersamaan kasus sembuh terus meningkat.

“Pasien dirawat dan isolasi terus menurun. Selasa kemarin ada penurunan lagi sebanyak 280 kasus dirawat dan selesai isolasi,” kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Yudha Pranoto.

Yudha berharap dengan tren saat ini, penerapan protokol kesehatan bisa kian ketat di masyarakat. Sehingga kasus aktif bisa kian terus ditekan.

“Saat ini persentase kesembuhan kita juga terus membaik,” pungkasnya.

 

 

 

[DN|RIL]

Pos terkait