Positif Covid-19 di Kaltim jadi 74 Orang, Klaster Gowa Merajalela

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meninjau lokasi acara Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa, Kamis (19/3). (TAWAKKAL/FAJAR)

KABAR terbaru dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mengatakan, kasus positif virus corona (Covid-19) di wilayah tersebut menjadi 74 orang, setelah ada tambahan kasus baru sebanyak 5 orang.  

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, dari 5 kasus positif baru tersebut, 4 di antaranya berasal dari klaster Ijtima Ulama Gowa. Sedangkan satu kasus lainnya adalah pelaku perjalanan dari Jakarta, yang memiliki riwayat penerbangan yang sama dengan pasien BPN 17.

“Satu kasus di Kutim, satu di Samarinda dan tiga kasus di Bontang. di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Andi, Kamis malam (23/4).

“Atau yang dikelompokan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim sebagai Kluster Gowa. Semua pasien, saat ini dirawat di rumah sakit rujukan di daerahnya masing-masing,” imbuhnya.

Berbeda dari hari sebelumnya, beber Andi, hari ini penambahan kasus positif Virus Corona memang merupakan pelaku perjalanan keagamaan dari Gowa. Sedangkan sehari sebelumnya, ada tambahan pasien positif Virus Corona yang berasal dari kontak erat.

“Untuk itu, kami meminta agar seluruh pelaku perjalanan kluster Gowa maupun keluarganya bisa melaporkan diri kepada kami melalui call centre 112. Bukan hanya keluarga, kalau ada tetangga, teman sahabat atau siapapun yang mengetahui soal ini, bisa hubungi kami,” tuturnya.

Hal ini dilakukan, lanjut Andi, karena banyaknya tambahan kasus positif covid-19 yang berasal dari kluster Gowa. Sehingga ia mengharapkan kerjasama dengan seluruh pihak.

“Adapun kasus positif covid-19 yang bukan berasal dari kluster Gowa, ada di Kota Bontang, yakni laki-laki 21 tahun. Di mana riwayat perjalanan dari Jakarta. Pasien memiliki kontak erat dengan BPN17. Saat ini, pasien dirawat di RSUD Taman Husada Bontang,” tuturnya.

Lonjakan kasus juga ikut terjadi pada kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni ada 26 tambahan, hingga total kasus mencapai 427 orang. Lonjakan ini diketahui masih didominasi oleh pasien dari Klaster Ijtima Gowa. Seperti alnya 15 PDP tambahan yang ada di Kota Samarinda.

“Seluruhnya, memiliki hasil rapid test yang reaktif. Pasien dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda,” kata Andi Ishak.

Sedangkan, tambahan PDP lainnya, ada 3 kasus di Kabupaten Kutai Kartanegara, 2 di Kutai Timur, 3 di Kota Balikpapan serta 3 kasus lain di Bontang yang hari ini ditetapkan terkonfirmasi positif corona. Hingga saat ini, Andi juga melaporkan masih ada 163 sampel swab yang mereka tunggu hasil laboratoriumnya dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kaltim, lanjut dilaporkan Andi ada tambahan 54 ODP, hingga total pemantauan saat ini mencapai 6.418 orang. “Selesai pemantauan ada 6.418 orang. Masih dalam proses pemantauan ada 1.070 orang lagi,” katanya menambahkan.

Update Data Kluster Gowa di Kaltim:

Perkiraan Peserta Asal Kaltim : 1.642 Orang
Hasil Tracing Kontak : 749 Orang
Pasien Dalam Pengawasan : 63 Orang
Orang Dalam Pemantauan : 153 Orang
Orang Tanpa Gejala : 15 Orang
Positif Corona : 34 Orang

Sumber : Dinkes Kaltim

More Stories
Istri Tewas Kesetrum, Suami di Kukar Ditetapkan Tersangka