Penipuan Aplikasi Chating, Pemuda Ini Kena Tipu Akun Palsu

AG menunjukkan akun foto Dea yang menipunya untuk bercinta semalam

PRANALA.co — Hati-hati berteman dalam aplikasi WeChat. Salah-salah bisa kena tipu pemilik akun palsu. Seperti yang dialami pemuda Kelurahan Makroman, Samarinda, Kaltim ini harus merelakan uang sebesar Rp1,5 juta kepada salah satu pemilik akun yang mengaku sebagai perempuan pekerja seks.

Singkat cerita AG (29)  Sabtu malam (29/2/2020) ditipu setelah sebelumnya berkenalan melalui aplikasi chating WeChat. AG sengaja ditawari akun bernama Dea jasa semalam. Dalam obrolan pesan singkatnya, Dea mengajak AG bertemu di depan gang 8, Jalan Jelawat, Samarinda.

Setelah melihat akun perempuan bernama Dea, AG terpikat. Dea langsung mengarahkan AG menunggu di depan gang. Beberapa saat, orang lain yang mengaku teman Dea menerima uang dari AG yang sedianya untuk biaya kencan.

Namun bukannya melampiaskan hasrat seksualnya, uang AG dibawa lari penipu yang berjumlah empat orang itu.”Saya berdua dengan teman saya waktu itu, uangnya Rp1,5 juta juga raib digondol,” ujar AG yang melaporkan kejadian di FKPM, Jalan Haji Usman, Lambungmangkurat, Samarinda, Kaltim (6/3/2020).

Sementara itu, Ketua FKPM Kelurahan Pelita, kecamatan Samarinda Ilir, Marno Mukti mengatakan, dari laporan yang diterima ada enam kasus bermodus sama. Penipuan dengan nominal bervariasi. Mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1.5 juta. Total yang dilaporkan korban senilai Rp 8 juta.”Korban sebenarnya banyak tapi gak mau melapor,” ujar Marno.

Modus penipuan dengan anak ibu kos atau ke mami. Begitulah cara transaksi, setelah memberikan uang, namun tidak ada perempuan yang dimaksud. Menurut Marno, FKPM setelah berkoordinasi dengan anggota kepolisian telah melakukan penelusuran. Setelah diketahui tempat biasa pelaku beroperasi, pelaku berpindah tempat di Jalan Tenggiri gang 12 walaupun pelaku berhasil lolos.

Kemudian ditelusuri kembali, pelaku menjalankan aksinya di Jalan kulintang atau yang biasa disebut privab.”Lokasi pelaku sengaja berpindah-pindah, koordinasi dengan kepolisian sudah dilakukan, dan siap membuat laporan.  Total kerugian 8 juta, kami pun menghimbau agar masyarakat berhati-hati menggunakan aplikasi we chat dan jangan mudah terperdaya,” pungkasnya.

More Stories
Kabel Telkom Digali, Ditarik Pakai Truk Lalu Dijual di Balikpapan