Pandemi Covid-19 di Kalimantan Timur Mulai Terkendali

  • Whatsapp
Ilustrasi pasien sembuh. (Freepik)

PRANALA.CO – Pandemi virus Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) berangsur-angsur mulai terkendali. Pasien positif terpapar virus mulai turun di seluruh kota/kabupaten ada di wilayah Kaltim.

Perkembangan kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur terus didominasi peningkatan kasus kesembuhan pasien, yakni dengan adanya tambahan sebanyak 366 orang yang sembuh, Ahad (28/3/2021).

Bacaan Lainnya

Penurunan kasus Covid-19 terlihat di tiga kota/kabupaten utama seperti laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltim. Tiga kota itu, Kutai Kartanegara (Kukar), Balikpapan, dan Samarinda sempat menjadi episentrum pandemi.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak, Ahad di Samarinda mengatakan, tambahan kasus sembuh terbanyak terjadi di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan jumlah 162 orang.

Tambahan kasus kesembuhan lainnya terjadi di Berau 14 orang, Kutai Timur 16 orang, Paser 9 orang, Penajam Paser Utara 7 orang, Balikpapan 101 orang, Bontang 20 orang dan Samarinda 37 orang.

“Akumulasi kasus kesembuhan COVID-19 di Kaltim sebanyak 58.535 orang,” kata Andi Muhammad Ishak.

Kota Samarinda dan Bontang juga mengalami penurunan luar biasa pasien terpapar Covid-19. Pasien Covid-19 di Samarinda sebanyak 614 orang sedangkan Bontang 249 orang. Seperti halnya Kukar dan Balikpapan, dua kota ini pun pasien terpapar virus mencapai ribuan orang selama dua bulan terakhir.

Ia menyebutkan untuk kasus terkonfirmasi positif ikut bertambah sebanyak 164 kasus dan menjadikan jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 63.093 kasus.

Tambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut terjadi di Berau 24 kasus, Kutai Barat 17 kasus, Kutai Kartanegara 41 kasus, Kutai Timur 16 kasus, Paser 2 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 37 kasus, Bontang 3 kasus dan Samarinda 21 kasus.

Andi menambahkan untuk kasus kematian turut mengalami penambahan sebanyak empat kasus dengan rincian Kutai Timur 1 kasus, Paser 1 kasus dan Balikpapan 2 kasus.

“Kasus kematian COVID-19 di Kaltim masih cukup tinggi, rata- rata hampir tiap hari selalu ada penambahan korban meninggal, saat ini jumlah keseluruhan kasus kematian di Kaltim sudah mencapai 1.492 kasus,” kata Andi M Ishak.

Ia menegaskan berdasarkan data per 28 Maret 2021, pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 3.066 pasien. Pasien yang masih menjalani perawatan tersebut tersebar di Kutai Kartanegara 793 pasien, Samarinda 598 pasien, Balikpapan 565 pasien, Kutai Barat 294 pasien dan Kutai Timur 254 pasien.

Pasien lainnya di Bontang 232 pasien, Paser 139 pasien, Berau 126 pasien, Panajam Paser Utara 53 pasien dan Mahakam Ulu 12 pasien.

Pemprov Kaltim memang menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro. Seluruh kota/kabupaten diminta aktif menerapkan protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi seluruh kalangan. Total pasien COVID-19 di Kaltim saat ini tercatat 3.272 tersebar 10 kota/kabupaten setempat.

Memang, Sembilan kota ini masih berstatus warna merah atau masih bahaya penyebaran COVID-19. Hanya Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sudah berwarna kuning dengan pasien sebanyak 12 orang. **

Pos terkait