Pakai SK Wali Kota, Insentif Petugas Jaga Tugu Selamat Datang Rp50 Ribu Sehari

  • Whatsapp
Satu per satu pengendara yang hendak masuk Bontang didata hingga pemeriksaan suhu tubuh di Tugu Selamat Datang, Rabu (8/4). (Foto-foto: id)

INSENTIF petugas jaga posko Tugu Selamat Datang Kota Bontang memang akan dibayarkan. Jumlahnya pun hanya Rp 50 ribu per hari. Masa kerjanya akan berakhir 7 Juni nanti.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bontang, Amiluddin insentif petugas jaga sudah siap dibayarkan. Itu menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bontang sebagai payung hukumnya. Uangnya dari Dana Tak Terduga (DTT).

Bacaan Lainnya

Sejatinya, Alimuddin bilang, petugas jaga Dishub Bontang bekerja seperti pegawai lainnya. Hanya saja beda tempat. Sehingga tak perlu ada insentif yang tengah ramai diributkan. Makanya, tidak ada regulasi soal pembayaran mereka.

“Mereka sama dengan pegawai lainnya, bahkan sudah diberi snack setiap hari, vitamin, serta extra fooding. Sama halnya dengan kami (pegawai BPKAD, Red) bekerja siang malam,” terang Amiluddin, Jumat, 5 Juni 2020.

Meski begitu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni berinisiatif menerbitkan SK Wali Kota agar insentif dibayarkan. Bukan hanya untuk pegawai Dinas Perhubungan saja. Satpol PP Bontang, BPBD Bontang, TNI dan Polri juga akan dapat.

“Meski Bu Wali menyebut angkanya lebih dari Rp50 ribu per hari, tapi kalau regulasi dan kondisi keuangan tak memungkinkan maka tak bisa diapa-apain. Kita bicara regulasi,” tegasnya.

Soal belum cairnya insentif ini dibenarkan Kepala Seksi Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Viki Rizqi Riadis. Kata dia, petugas seperti Dishub setiap hari berjaga dengan risiko tinggi terpapar virus corona dan lainnya saat memeriksa kendaraan yang masuk ke pintu utama Bontang tersebut.

“Benar belum mendapatkan (insentif). Tetapi kami tetap melaksanakan tugas untuk kepentingan masyarakat Bontang secara luas,” kata Viki.

Diketahui, petugas jaga beroperasi mulai pukul 08.00-24.00 Wita. Terbagi dalam beberapa sif. Tiap sif berjumlah 12 orang. Gabungan dari petugas Dishub, kepolisian dan TNI. Jumlah petugas mendapat evaluasi ketika tim Gugus Percepatan Penenaganan Covid-19 pada 8 Mei lalu mengeluarkan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP.

“Awalnya 17 orang tiap sifnya tetapi perwakilan dari BPBD dan Satpol PP tidak dilibatkan lagi setelah evaluasi,” ucapnya.

Viki menyebut telah berkonsultasi dengan Sekretaris Kota Bontang. Mengingat pemberian insentif hanya dapat diberikan bagi tenaga medis. Nominal insentif kepada petugas jaga pun belum bisa disebutkan. (*)

Pos terkait