Pranala.co, TENGGARONG – Kecelakaan lalu lintas terjadi di RT 08, eks Lapangan Pesawat, Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (18/2/2026) sekira pukul 12.04 Wita.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner warna hitam bernomor polisi KT 1845 OO dan sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam merah bernomor polisi KT 4242 NT. Sepeda motor itu dikendarai dua pria yang berboncengan.
Satu pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara penumpangnya mengalami luka berat berupa patah tulang dan kini menjalani perawatan intensif di RS Dayaku Raja Kota Bangun.
Laporan warga langsung ditindaklanjuti personel piket Polsek Kota Bangun. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.
Kapolsek Kota Bangun, Ansan Rusmawan, mengatakan anggotanya segera melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan susulan.
“Korban dan kendaraan yang terlibat langsung kami evakuasi. Barang bukti juga sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” ujarnya.
Setelah beberapa waktu, arus lalu lintas di jalur tersebut kembali normal.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga berawal saat mobil Toyota Fortuner yang melaju dari arah Kota Bangun menuju Tenggarong berupaya menyalip kendaraan di depannya.
Saat hendak mendahului, mobil tersebut diduga melewati batas marka jalan hingga masuk ke jalur berlawanan. Di saat bersamaan, sepeda motor yang datang dari arah Tenggarong menuju Kota Bangun Ulu melaju dengan kecepatan tinggi.
Benturan keras membuat pengendara motor terpental dan meninggal dunia di tempat. Penumpangnya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekira Rp50 juta.
Kapolsek menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polisi akan mendalami unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.
“Jangan mendahului secara sembarangan. Perhatikan marka jalan. Kendalikan kecepatan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya. (SON)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















