Nasi Sisa Bisa jadi Beracun

  • Whatsapp
Ilustrasi.

BALIKPAPAN – Nasi yang masih cukup banyak tentunya sangat sayang untuk dibuang. Biasanya, kita mendiamkan nasi dalam rice cooker atau magic jar. Bisa dihangatkan untuk esok hari atau diolah menjadi nasi goreng.

Cara tersebut sebenarnya kurang tepat. Jika nasi masih cukup banyak, sebaiknya simpan dalam kulkas. Jika tidak, sangat muncul tumbuh bakteri Bacillus Cereus yang bisa memicu keracunan.

Bacaan Lainnya

Mengonsumsi nasi yang sudah ditumbuhi bakteri ini dapat menyebabkan beberapa gejala. Seperti mual, muntah, hingga diare. Gejala akan muncul dalam beberapa jam setelah seorang memakan sisa makanannya, tapi untungnya gejala ini akan dirasakan hanya sekitar 24 jam.

Penting diingat, Bacillus Cereus ini tidak hanya dapat tumbuh di nasi saja, melainkan bisa di makanan lainnya. Department of Agriculture’s Food Safety and Inspection Service Amerika Serikat (USDA) menyarankan agar semua makanan yang berasa di suhu luar untuk tetap dijaga dari bakteri.

Untuk itu makanan panas harus bersuhu sekitar 60 derajat celcius atau lebih panas dan makanan dingin harus bersuhu 4,5 derajat Celcius atau lebih dingin. Jika makanan berada pada suhu tengah, kisaran 32 derajat celcius, saat itulah kemungkinan bakteri akan tumbuh.

Tak perlu membuang sisa makanan, cukup perhatikan cara yang tepat untuk mendinginkan dan menyimpannya. USDA merekomendasikan untuk mendinginkan sisa makanan dengan cepat.

Misalnya, makanan sup atau nasi segera simpan di lemari es bila sudah tidak termakan. Jangan tinggalkan makanan di luar lemari es lebih dari dua jam, dan idealnya masukkan sisa nasi ke lemari es dalam waktu satu jam agar bakteri tidak memiliki kesempatan untuk berkembang.

Untuk itu, berhati-hatilah jika membungkus makanan karena kita tidak akan tahu berapa lama makanan tersebut disimpan pada suhu ruang. Salah satu cara terbaik untuk memastikan makanan cukup aman dikonsumsi keesokan harinya adalah dengan memasukkan ke dalam lemari es segera setelah dibawa pulang. Sebisa mungkin taruh makanan pada wadah yang kedap udara. **

Pos terkait