Musrenbang RKPD 2022 Dimulai, Dewan: Tolong Cermati Hasil Kesepakatannya!

  • Whatsapp
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menerima usulan musrenbang dari Pemkot Bontang.

PRANALA.CO – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota dilaksanakan. Berbagai usulan prioritas pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022 dijabarkan, Senin (30/3/2021), di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long.

Musrenbang kali ini dibuka langsung Plh Wali Kota Bontang Aji Erlynawati. Ia menyampaikan pelaksanaan Musrenbang telah diamanatkan dalam Undang-Undang 25 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Secara teknis diatur dalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2017.

Bacaan Lainnya

“Proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, perlu mengikutsertakan seluruh komponen masyarakat dalam bentuk forum antar pemangku kepentingan atau forum Musrenbang,” ucapnya.

Lanjut dia menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan agenda strategis perencanaan pembangunan daerah yang memaduserasikan perencanaan strategis pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat. Selain itu, Musrenbang salah satu media utama pelibatan dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

“Mengingat strategisnya Forum Musrenbang ini, kepada kepala perangkat daerah saya instruksikan agar mencermati dengan seksama hasil-hasil kesepakatan dalam Musrenbang ini,” tuturnya.

Dengan begitu, kata Aji, rencana pembangunan yang dituangkan dalam Renja Perangkat Daerah benar-benar memiliki relevansi terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat, dan sasaran-sasaran strategis pembangunan jangka menengah 5 tahun mendatang.

Sementara itu, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengingatkan ke depannya seluruh OPD agar jeli menangkap program pemerintah dalam pembangunan yang lebih baik. Seperti anggaran tahun 2021, politikus Golkar itu melihat masih banyak program yang belum dijalankan.

“Kalau anggaran sudah diketuk dan diparipurnakan, otomatis program dijalankan. Tapi masih banyak saya lihat dinas-dinas menunggu DPA keluar baru bergerak, sehingga pekerjaan tidak efektif terlaksana,” tegasnya.

Diketahui, terdapat 497 usulan melalui pokok pikiran. Rinciannya, 320 usulan pokir diteruskan ke Forum SKPD, dan 177 usulan di tahap validasi mitra Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan (Bapelitbang) Bontang. Kemudian potret hasil Musrenbang kecamatan, secara keseluruhan terdapat 278 usulan sarana dan prasarana wilayah, serta 1 usulan ekonomi. [ADS]

Pos terkait