Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersiap mengucurkan bantuan tunai bagi warga rentan miskin. Targetnya, penyaluran mulai berjalan bulan ini.
Nilainya Rp300 ribu per orang setiap bulan. Bantuan akan diberikan selama satu tahun penuh. Program ini menyasar 1.380 penerima manfaat. Mereka adalah warga yang selama ini belum tersentuh bantuan sosial pemerintah.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan program tersebut kini tinggal menunggu penetapan akhir atau pleno. Setelah itu, bantuan langsung disalurkan.
“Program ini mulai berjalan setelah pleno. Jumlah penerima memang berkurang karena kami lakukan verifikasi ketat,” ujar Neni, Selasa (20/1/2026), di Pendopo Rumah Jabatan.
Untuk merealisasikan program ini, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,9 miliar. Awalnya, anggaran disiapkan hingga Rp10 miliar dengan target 10 ribu penerima.
Namun, hasil verifikasi data sepanjang 2025 menunjukkan fakta berbeda. Banyak calon penerima ternyata sudah tercatat dalam program bantuan lain. Karena itu, jumlah penerima dipangkas.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” tegas Neni.
Bantuan tunai ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang tidak menerima bantuan apa pun. Termasuk di dalamnya janda, yatim piatu, penyandang disabilitas, serta warga rentan miskin yang masuk kelompok desil 2 hingga 4.
Bantuan diberikan per orang, bukan per kepala keluarga. Artinya, dalam satu rumah bisa saja terdapat lebih dari satu penerima.
“Kalau dalam satu rumah ada lima orang penerima, total bantuannya bisa Rp1,5 juta per bulan,” jelas Neni.
Pemkot Bontang memastikan data penerima telah dikantongi secara lengkap. Mulai dari nama hingga alamat. Semua tercatat dengan sistem by name by address.
Dengan data tersebut, penyaluran bantuan diharapkan berjalan transparan dan akuntabel.
“Kami sudah punya datanya. Tinggal realisasi saja,” pungkas Neni.
Melalui program ini, Pemkot Bontang berharap beban hidup warga rentan dapat sedikit terangkat. Sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















