KELELAHAN kini menjadi keluhan yang semakin sering dialami masyarakat. Bukan hanya pekerja kantoran, tetapi juga mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga anak muda yang aktif beraktivitas.
Gejalanya sering dianggap biasa. Mulai dari tubuh terasa lesu, sulit konsentrasi, cepat mengantuk, hingga kehilangan semangat beraktivitas.
Padahal, kelelahan yang terus muncul meski sudah beristirahat bisa menjadi tanda tubuh kekurangan nutrisi penting.
Tubuh manusia membutuhkan vitamin dan mineral untuk mengubah makanan menjadi energi. Ketika asupan nutrisi terganggu, proses metabolisme ikut melambat.
Akibatnya, tubuh terasa cepat “drop”.
Vitamin B Kompleks Jadi Mesin Energi Tubuh
Salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga stamina adalah vitamin B kompleks.
Vitamin ini terdiri dari beberapa jenis, seperti vitamin B1, B6, hingga B12 yang berfungsi membantu tubuh mengolah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi.
Kekurangan vitamin B kompleks sering dikaitkan dengan tubuh mudah lemas, sulit fokus, hingga cepat lelah saat beraktivitas ringan.
Tak hanya itu, vitamin B juga berperan menjaga kesehatan saraf dan membantu pembentukan sel darah merah. Sumber alami vitamin B kompleks bisa ditemukan pada telur, ikan, daging merah, susu, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
Vitamin D, Si “Vitamin Matahari” yang Sering Diremehkan
Banyak orang tidak sadar dirinya kekurangan vitamin D. Padahal, vitamin ini bukan hanya penting untuk tulang. Vitamin D juga berperan menjaga kekuatan otot dan sistem imun.
Saat kadar vitamin D rendah, tubuh bisa terasa cepat loyo dan kurang bertenaga.
Paparan sinar matahari pagi menjadi sumber utama vitamin D alami. Selain itu, nutrisi ini juga bisa diperoleh dari salmon, tuna, kuning telur, dan susu fortifikasi.
Zat Besi Rendah Bisa Picu Kelelahan Ekstrem
Salah satu penyebab tubuh sangat mudah capek adalah kekurangan zat besi. Mineral ini berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh melalui hemoglobin dalam darah.
Ketika zat besi rendah, pasokan oksigen ke organ dan otot ikut menurun. Dampaknya bisa sangat terasa. Tubuh menjadi lemas. Wajah pucat. Bahkan muncul sesak napas saat aktivitas ringan.
Kondisi ini sering terjadi pada penderita anemia. Daging merah, hati, bayam, lentil, dan kacang merah menjadi sumber zat besi yang cukup tinggi.
Magnesium Bantu Tubuh Tetap Stabil dan Tidak Mudah Drop
Magnesium mungkin jarang dibicarakan. Namun, perannya sangat besar.
Mineral ini terlibat dalam ratusan proses penting dalam tubuh, termasuk produksi energi dan fungsi otot.
Kekurangan magnesium dapat memicu kram otot, sulit tidur, hingga tubuh terasa cepat lelah.
Magnesium banyak ditemukan pada alpukat, pisang, sayuran hijau, biji-bijian, serta cokelat hitam.
Vitamin C Tak Hanya Jaga Imun
Vitamin C selama ini identik dengan daya tahan tubuh. Namun, manfaatnya ternyata lebih luas.
Sebagai antioksidan, vitamin C membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu tubuh cepat lelah.
Asupan vitamin C yang cukup membantu tubuh tetap fit dan tidak mudah sakit. Jeruk, kiwi, stroberi, paprika, dan brokoli menjadi sumber vitamin C alami yang mudah ditemukan.
Dokter dan ahli gizi menyarankan kebutuhan vitamin dan mineral sebaiknya dipenuhi dari makanan sehari-hari.
Suplemen hanya diperlukan dalam kondisi tertentu, misalnya saat tubuh mengalami defisiensi atau memiliki gangguan penyerapan nutrisi.
Karena itu, pemeriksaan medis tetap penting jika rasa lelah terjadi terus-menerus.
Nutrisi bukan satu-satunya faktor. Tidur cukup, rutin olahraga, dan kemampuan mengelola stres juga menentukan kondisi energi seseorang.
Konsumsi gula berlebihan dan terlalu banyak kafein justru dapat membuat energi tubuh naik-turun tidak stabil. Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi kunci agar tubuh tetap fit sepanjang hari. [RED]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















