Miris, Rumah Sakit Rujukan Pasien Korona di Balikpapan Kehabisan APD

Ilustrasi.

SEORANG karyawan Rumah Sakit Umum Daerah dr Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan, Kalimantan Timur, menyampaikan kondisi kekurangan alat perlindungan diri untuk menghadapi virus korona baru COVID-19. RSUD yang jadi rujukan pasien korona itu setidaknya merawat 16 pasien. 

Akun @satuduabelas yang kerap membagikan curhat-curhat tenaga medis RSUD Kanujoso ini mengatakan hingga kemarin, Selasa (24/3) mereka sudah kehabisan stok alat perlindungan diri.

“Temen-temen tolong bantu retweet lagi siapa tau ada yang berbaik hati. Stok apd mereka untuk nanti malam sudah tidak ada,” bunyi cuitannya.

View image on Twitter
View image on Twitter

Akun itu menceritakan, selama ini mereka terpaksa memakai ulang satu kali baju perlindungan tersebut dengan cara dijemur terlebih dulu.

“Apd ini mmg harusnya 1x pakai tp karna keterbatasan jumlah jd kita jemur untuk di reuse,” lanjut cuitannya.

RSUD Kanujoso sangat membutuhkan donasi masker, sarung tangan, dan baju pelindung. Apalagi dengan adanya potensi penambahan jumlah pasien di Kalimantan Timur. 

Menurut Dinas Kesehatan Kaltim hingga Selasa (24/3) ada 11 pasien positif COVID-19, yakni di Samarinda satu orang, Balikpapan enam orang, Kutai Kartanegara dua orang, Bontang satu orang dan Kutai Timur satu orang.

Sementara, total orang dalam pemantauan (ODP) hingga hari ini sebanyak 1.065 orang, ada 377 orang di antaranya sudah selesai pemantuan, sisanya, 688 orang masih proses pemantauan.

Sedangkan total pasien dalam pengawasan (PDP) ada 56 orang, 22 orang sudah negatif, 11 positif dan 23 orang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Kementerian Kesehatan RI.

More Stories
Deklarasi Virtual, Etha Rimba Maju di Pilkada Toraja Utara