PRANALA.CO, Bontang – Lonjakan wisatawan ke Pulau Beras Basah saat libur Lebaran berdampak pada peningkatan volume sampah di destinasi wisata andalan Kota Bontang tersebut. Tumpukan sampah berupa plastik, botol bekas, dan sisa makanan ditemukan berserakan di berbagai sudut pantai.
Kondisi ini terungkap saat Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bontang melakukan patroli rutin. Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Fahrudi, melalui Bripka Yudi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang tercemar akibat sampah yang ditinggalkan wisatawan.
“Kami prihatin melihat kondisi ini. Pulau Beras Basah adalah salah satu ikon wisata Bontang yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak semua pihak, baik wisatawan maupun pengelola, untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Bripka Yudi, Kamis (3/4/2025).
Sebagai langkah awal, petugas Sat Polairud turut melakukan aksi bersih-bersih dengan mengumpulkan sebagian sampah yang berserakan. Selain itu, mereka juga mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan dan lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan area wisata.
Guna mengatasi permasalahan ini secara berkelanjutan, pihak Polairud akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Pulau Beras Basah. Patroli rutin serta edukasi kepada pengunjung dan pedagang juga akan terus dilakukan.
“Kami akan terus melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya, Pulau Beras Basah tetap menjadi destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan terjaga kelestariannya,” tambahnya.
Diharapkan dengan adanya upaya ini, masalah sampah di Pulau Beras Basah dapat diminimalisir sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam tanpa terganggu limbah yang mencemari pulau indah itu. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
Discussion about this post