Menu

Mode Gelap

Kaltim · 23 Jun 2022 00:04 ·

KPK Soroti 4 Proyek Mangkrak di Kubar dan Kukar


					KPK Soroti 4 Proyek Mangkrak di Kubar dan Kukar Perbesar

JAKARTA, pranala.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyorot proyek mangkrak di Kalimantan Timur. Mulai di Kutai Barat (Kubar) dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Temuan proyek itu diantaranya Jalan Bung Karno, Desa Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Jalan tersebut memiliki panjang 12 kilometer dan merupakan proyek multiyears atau tahun jamak.

Plt Juru Bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati Kuding mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur untuk mendukung pemerataan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat.

“Namun, KPK mendapati sejumlah proyek dan aset mangkrak serta tidak dimanfaatkan,” ujar Ipi dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).

Menurut Ipi, Jalan Bung Karno membelah Bukit Mencelew dan memiliki peran sebagai jalur pendekat bagi masyarakat Kecamatan Tering menuju Barong Tongkok sebagai pusat Pemkab Kutai Barat.

Proyek ini mulai dikerjakan sejak 2012 dan hingga tahun 2022 proyek tersebut belum selesai. Dari data yang KPK terima proyek tersebut telah menelan dana sekurangnya Rp 582 miliar.

Selain Jalan Bung Karno, pembangunan Pelabuhan Royoq di wilayah Hulu Mahakam, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat mangkrak. Proyek ini dikerjakan pada 2009-2011 dan dilanjutkan tahun jamak tahap dua pada 2012-2015 serta telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 58,5 miliar.

“Namun, sampai dengan tahun 2022 proyek tersebut belum selesai,” terang Ipi.

Ketiga, pembangunan Jembatan Aji Tullur Jejangkat (ATJ). Proyek jembatan sepanjang 1.040 meter itu dibangun untuk memangkas jarak tempuh 100 kilometer dari arah Samarinda-Kutai Barat dan sebaliknya.

Ipi mengatakan proyek ini mulai dikerjakan sejak 2012 dan telah menyerap anggaran lebih dari Rp 300 miliar..”Saat ini proyek tersebut tidak dilanjutkan,” kata Ipi.

Keempat, proyek pembangunan Gedung Christian Centre atau Kristen Center di Desa Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat. Proyek yang dibangun sejak 2012 ini menelan anggaran Rp 50,7 miliar.

“Saat ini Kristen Center tidak dimanfaatkan,” kata Ipi.

Tidak hanya di Kutai Barat, KPK juga mendapatkan aset tanah Pemkab Kutai Kartanegara seluas 27 hektare yang diperuntukkan bagi perluasan RSUD Aji Muhammad Parikesit diokupasi oleh pihak ketiga.

Ipi mengatakan, sejak Senin hingga Jumat 20-24 Juni 2022 KPK menggelar rapat dengan sejumlah instansi di Kalimantan Timur.

Di antaranya yaitu Rapat dengan Aparat Penegak Hukum, Evaluasi Capaian Monitoring for Prevention (MCP) dengan Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara, Audiensi dengan DPRD Kabupaten Kutai Barat, Rakor Pemberantasan Korupsi Sektor Infrastruktur Kabupaten Kutai Barat, dan Rapat Monitoring Pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) Pemkab Kutai Kertanegara.

“Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang baik. KPK telah memetakan dan mengidentifikasi titik rawan korupsi di daerah,” tutup Ipi. (re)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Warga Kaltim Belum Perlu Pakai MyPertamina saat Beli Solar dan Pertalite

1 Juli 2022 - 12:29

main l dapatkan cashback saat beli bbm via aplikasi mypertamina 76383 38367 TdDTrhu3WhjvEEU8XZhKab

Anjlok Lagi, Harga TBS Sawit di Paser Rp700-900 per Kg

30 Juni 2022 - 22:16

Anjlok Lagi Harga TBS Sawit di Paser Rp700 900 per Kg

Demi Isi Perut, Mencuri 8 Motor di Kutai Timur

30 Juni 2022 - 16:55

Untitled design 8 1

Keluarga Bupati Nonaktif PPU Abdul Gafur Tolak Kembalikan Tiga Mobil Dinas

30 Juni 2022 - 10:50

IMG 20220416 013108

Ternyata Ada Dua Versi Bumbu Indomie Goreng Buat Pasar Kaltim dan Jawa

30 Juni 2022 - 09:13

bumbu indomie goreng

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Solar dan Pertalite

30 Juni 2022 - 08:38

spbu k6
Trending di Kaltim