Pranala.co, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen memperkuat pendampingan terhadap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Mulai 2026, tujuh tenaga pendamping khusus akan diterjunkan untuk mendampingi koperasi di setiap kelurahan.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, Heruressandy Setia Kusuma, mengatakan bahwa saat ini pendampingan umum sebenarnya sudah berjalan. Terutama setelah KKMP memiliki legalitas usaha.
“Sejak mereka punya legalitas, koperasi bisa beroperasi dan mendapat pendampingan umum dari dinas,” ujarnya, Minggu (24/8).
Menurutnya, skala usaha KKMP saat ini memang masih kecil. Baik dari sisi pemesanan barang maupun permodalan. Karena itu, pendampingan intensif baru akan dimulai tahun depan.
Heruressandy menjelaskan, tujuh pendamping khusus akan direkrut dengan latar belakang pendidikan di bidang perencanaan, pengelolaan usaha, hingga pertanggungjawaban keuangan.
“Satu orang bisa memegang empat sampai lima koperasi. Pendampingan ini berlangsung setahun penuh, mulai dari pelaksanaan hingga evaluasi usaha KKMP,” jelasnya.
Langkah ini, kata dia, diharapkan dapat membuat KKMP lebih profesional dan sehat secara kelembagaan.
Beberapa hari lalu, DKUMKMP juga mengumpulkan KKMP dari seluruh kecamatan di Balikpapan. Kegiatan itu menjadi ajang sosialisasi untuk mengenalkan peluang usaha yang bisa dijalankan koperasi.
“Sosialisasi ini penting agar pengurus KKMP memahami arah usaha yang potensial,” tambah Heruressandy.
Program pendampingan khusus ini diharapkan mampu mendorong koperasi agar tidak hanya berdiri secara formal, tetapi juga berkembang sebagai badan usaha yang kuat.
Dengan pendampingan terstruktur, KKMP Balikpapan diharapkan bisa lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu berkontribusi pada perekonomian lokal. (SR)

















