Kisah Haru Pelatih Arsenal Pasca Terpapar Virus Corona

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Reuters)

PELATIH Arsenal, Mikel Arteta, menceritakan pengalamannya saat pertama kali di diagnosa positif mengidap virus corona beberapa pekan silam.

Pelatih berusia 37 tahun ini membeberkan bahwa dirinya merasa badannya mengalami hal yang tak enak setelah Arsenal berhadapan dengan Olympiakos di Liga Europa. Seusai itu ia menjalani pemeriksaan sebelum dites dan positif mengidap virus asal Wuhan, China tersebut.

Dikutip dari laman The Sun, Mikel Arteta menyebut semuanya berjalan sangat cepat. Dalam waktu tiga hingga empat hari dirinya merasa pulih. Namun nahas, pelatih Arsenal ini harus positif mengidap virus corona.

“Semua berjalan begitu cepat. Pada Selasa malam, saya merasakan sesuatu dan saya pergi ke Dokter tapi dia tidak ada. Lalu saya mendapat telepon dari manajemen pasca latihan ketika saya di mobil.

“Mereka berkata bahwa Presiden Olympiakos positif (corona)  dan semua yang melakukan kontak dengannya berpotensi tertular. “Lalu saya menghadap mereka dan berkata saya tak enak badan dan saya positif mengidapnya. Tentu saja semua yang berhubungan denganku harus menjalani masa karantina dan pertandingan ditunda,” ujar Arteta.

Meski begitu, kini Arteta mengaku telah merasa baikan dan ia pun telah pulih dari virus yang menjangkit tubuhnya. Kini Arteta masih menjalani masa pemulihan sebelum kembali beraktifitas.

Mikel Arteta menjadi figur pertama di sepak bola Inggris yang positif mengidap virus corona. Hal yang menimpa pelatih Arsenal ini membuat penyelenggara Liga Inggris mengambil langkah cepat dengan menunda semua pertandingan hingga batas waktu yang belum ditentukan. ***

More Stories
Kawasan Sangkulirang-Mangkalihat bakal Dikembangkan jadi Ekowisata