Pranala.co, BALIKPAPAN – Lapangan tenis Balikpapan Tennis Stadium kembali ramai. Selama empat hari, 21–24 Agustus 2025, puluhan atlet lintas daerah dan lintas sektor bertanding dalam Kejuaraan Tenis Kejati Kaltim Cup II 2025.
Turnamen ini mempertandingkan 13 kategori. Bukan sekadar lomba, kejuaraan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara aparat, masyarakat, dan komunitas olahraga.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, hadir langsung membuka turnamen, Jumat (22/8). Ia menyebut olahraga, khususnya tenis, memiliki filosofi yang sejalan dengan pembangunan daerah.
“Tenis menuntut kekuatan fisik, konsentrasi, dan strategi. Sama halnya dengan membangun Kaltim, kita juga dituntut fokus, berstrategi, dan pantang menyerah,” jelasnya.
Menurut Seno, turnamen seperti ini penting untuk mempererat sinergi. “Ajang ini mempertemukan aparat, masyarakat, dan atlet dari berbagai latar belakang dengan semangat yang sama,” tambahnya.
Meski demikian, Seno menyayangkan terbatasnya fasilitas tenis di Kaltim. Padahal, peminat olahraga ini cukup besar. “Karena itu, kejuaraan ini sangat berarti bagi para pecinta tenis,” ujarnya.
Kepala Kejati Kaltim, Supardi, menegaskan turnamen ini bagian dari rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-80. Ia berharap Kejati Cup bisa terus berlanjut dan berkembang ke level nasional.
“Kami ingin ajang ini jadi wadah silaturahmi antar pecinta tenis. Sekaligus memotivasi generasi muda agar lahir bibit atlet berprestasi, tidak hanya di Kaltim tapi juga di tingkat nasional,” tegasnya.
Menariknya, selain Kejati Cup II, di lokasi yang sama juga digelar turnamen bulu tangkis antar kampung (tarkam). Kegiatan ini diinisiasi Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan. (SR)


















