Pranala.co, PANGKEP – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Poros Sapanang–Tonasa 2. Lokasinya di Kampung Pasui, tepat di depan gerai Alfamart, Selasa pagi (16/12/2025).
Insiden tersebut diduga kuat dipicu kondisi jalan yang rusak parah. Lubang menganga tampak di sejumlah titik. Badan jalan tidak rata. Situasi itu membuat jalur tersebut kian membahayakan pengendara.
Korban diketahui berinisial DSA (22). Ia merupakan staf desa di Kabupaten Pangkep. Usai kecelakaan, korban mengalami luka cukup serius.
DSA sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Bungoro. Namun karena kondisinya memerlukan perawatan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Batara Siang.
Kecelakaan ini kembali memicu amarah warga Sapanang. Jalan Poros Sapanang–Tonasa 2 dinilai tak kunjung dibenahi. Padahal, jalan tersebut merupakan jalur industri dan akses utama menuju kawasan PT Semen Tonasa.
Warga menilai, kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan kerap memakan korban. Namun hingga kini, perbaikan yang dijanjikan belum terlihat nyata di lapangan.
Salah seorang warga, Mustafa Mallu, mengaku kecewa. Ia menyebut perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas, mengingat tingginya aktivitas kendaraan di jalur tersebut.
“Bulan April 2025 lalu, pihak PT Semen Tonasa sudah berjanji akan memperbaiki jalan ini. Janjinya bahkan tertulis dan ditandatangani. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan maksimal,” ujar Mustafa.
Menurut warga, kondisi jalan yang berlubang dan licin, terutama saat hujan, sangat membahayakan. Mereka khawatir kecelakaan serupa akan terus berulang jika tidak ada tindakan cepat.
Warga pun berharap insiden ini menjadi peringatan serius bagi pihak terkait. Mereka mendesak PT Semen Tonasa dan pemerintah setempat segera merealisasikan perbaikan jalan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















