Pranala.co, BALIKPAPAN — Sebuah rumah bertingkat dua ludes terbakar di kawasan padat penduduk di Jalan Blora II, RT 24 Nomor 4, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Selasa (1/7) sekira pukul 18.35 WITA.
Dari pantauan media ini, warga tampak berbondong-bondong keluar dari rumah begitu mengetahui adanya peristiwa kebakaran.
Kepanikan sempat terjadi saat asap tebal dan kobaran api mulai membumbung tinggi ke udara. Beruntung, tim pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan upaya pemadaman, sehingga api tidak sempat menjalar ke bangunan warga lainnya.
Dikonfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan peristiwa kebakaran baru diketahui setelah pihaknya menerima laporan dari warga.
“Tim pemadam langsung dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api meluas,” ujarnya.
Menurutnya, setibanya tim pemadam di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung bergerak cepat untuk melakukan proses pemadaman api.
“Fokus kami awalnya adalah evakuasi warga dan pengendalian api. Untuk segera melakukan pemadaman api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar area tersebut,” jelas Usman.
Ditambahkannya, untuk rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Karmini (60). Bangunan dua lantai tersebut terdiri dari empat petak, yang tiga di antaranya dihuni oleh penyewa dan satu dalam kondisi kosong.
Adapun para penyewa yang terdampak kebakaran di rumah tersebut terdiri dari tiga kepala keluarga.
“Yaitu, Jupri (47) dengan 1 KK berjumlah 4 jiwa, Wahyuni (62) dengan 1 KK berjumlah 2 jiwa, dan Rudi (45) dengan 1 KK berjumlah 5 jiwa,” papar Usman.
Usman menyampaikan, beruntung dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Namun, seluruh isi bangunan ludes dilahap si jago merah.
Lebih lanjut, Sebanyak 11 unit armada dikerahkan dalam proses pemadaman.
Termasuk Unit TRC PB, Unit KL, Unit UPT PBD Kota, UPT PBD Tengah, UPT PBD Barat, UPT PBD Selatan, serta Unit PBD dari Sektor Gunung Samarinda dan Sektor Baru Tengah.
Selain itu, Unit PAMAT Polda Kaltim dan TNI AL juga turut membantu dalam penanganan kebakaran tersebut.
Usman juga menyebutkan, selain BPBD, proses pemadaman api turut dibantu oleh beberapa unsur.
“Mulai dari TNI/Polri, PSC, PLN, PDAM, Dishub, Satpol PP, Linmas, PKM, unsur kelurahan dan kecamatan, relawan, hingga masyarakat sekitar,” sebutnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, tepat sekitar pukul 19.18 WITA, proses pendinginan tengah dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. [SYAHRUL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















