Kasus Jasad Bayi di Tempat Sampah Balikpapan Masih Misteri

Petugas Polsek Balikpapan Utara menunjukkan tempat penemuan jasad bayi. Foto Istimewa

pranala.co – Kasus penemuan jasad bayi dalam kardus di tempat pembuangan sampah (TPS) Kelurahan Gunung Sari Ulu Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) masih menjadi misteri. Polresta Balikpapan belum juga mengungkap siapa orangtua maupun pelaku pembuangan jasad bayi malang tersebut.

Praktis sudah empat hari sejak penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki pada Kamis 7 Oktober 2021 lalu. “Sudah ada 5 saksi yang diambil keterangan yang pertama kali menemukan bayi di tempat sampah,” kata Kapolresta Balikpapan Komisaris Besar Pol Thirdy Hadmiarso, Minggu (10/10).

Thirdy mengatakan, Polresta Balikpapan memimpin langsung proses penyidikan penemukan jasad bayi ini. Sementara ini, ia mengakui belum memperoleh titik terang tentang siapa kiranya pelaku aksi keji ini.

“Kepolisian Resor Kota Balikpapan melakukan penyelidikan kasus ini,” tegasnya.

Meskipun begitu, Polresta Balikpapan sudah mengantongi alat bukti mendukung pengungkapan kasus ini. Barang bukti diamankan seperti kardus, kantong plastik, hingga sosok jasad bayi itu sendiri.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Gunung Sari Ulu Balikpapan geger dengan dengan penemuan jasad bayi merah pada Kamis 7 Oktober 2021 lalu. Seorang pemulung bernama Jamaluddin yang menemukan jasad tersebut di tempat sampah dekat apartemen Green Valley Balikpapan.

Saat itu, Jamaluddin mengaku sedang mengais sampah hingga mendapati kotak kardus diikat rapi dengan tali rafia berwarna biru. Setelah dibongkar, di dalamnya terdapat kantong plastik warna hitam yang berisi jasad seorang bayi.

Awalnya, ia sempat mengira sosok ini hanya sekadar boneka. Jamaluddin pun berusaha memastikan dengan saksama penemuan jasad tersebut. Hingga, ia melihat adanya tali pusar yang masih tersambung ke perut jasad bayi malang itu.

Tak berselang lama, petugas Polsek Balikpapan Utara langsung ke tempat kejadian perkara guna melakukan olah TKP. Polisi juga langsung meminta keterangan Jamaluddin selaku saksi pertama yang menemukan jasad bayi ini.

“Masih penyelidikan sudah ada dua saksi kami minta keterangan, kita tunggu saja hasilnya,” kata Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Danang Aries Susanto.

Danang menyatakan, polisi masih melakukan penyelidikan sehubungan penemuan jasad bayi ini. Termasuk belum menentukan penyebab sebenarnya kematian korban ini di tempat sampah. **

More Stories
Apa Kabar Perda Pemekaran Wilayah Bontang?