Menu

Mode Gelap
Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas

Samarinda · 15 Mei 2022 12:41 WITA ·

Kabur Dua Tahun, Buronan Narkoba Ditangkap di Samarinda


 Syamsul Fajri alias Ancu, terdakwa kasus narkoba di Samarinda hampir dua tahun kabur tanpa terdeteksi di Sulawesi. Perbesar

Syamsul Fajri alias Ancu, terdakwa kasus narkoba di Samarinda hampir dua tahun kabur tanpa terdeteksi di Sulawesi.

Syamsul Fajri alias Ancu, terdakwa kasus narkoba di Samarinda hampir dua tahun kabur tanpa terdeteksi di Sulawesi. Dia lalu pulang ke Samarinda karena tidak punya pekerjaan.

Setelah di Samarinda, dia ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Dia ditangkap saat bersembunyi di Gang Rukun, Kecamatan Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (12/05/2022).

Ancu sebelumnya kabur menjelang persidangan perkara narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.

Ancu awalnya hendak menghadiri persidangan di PN Samarinda dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar pada Selasa 10 Desember 2019.

Dia semula berada di dalam sel tahanan titipan PN Samarinda, tiba-tiba saja menghilang tanpa diketahui petugas jaga.

Dalam pelarian, Ancu pergi ke Sulawesi selama 2 tahun. Karena tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, Ancu memilih kembali ke Samarinda.

BACA JUGA: 5 SMA Terbaik di Samarinda versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Saat kembali ke Kota Tepian, dia sempat berpikir dirinya sudah luput dari kejaran aparat penegak hukum.

Namun, perkiraan itu salah. Petugas yang mengetahui tempat persembunyiannya lantas datang meringkus Ancu yang tanpa perlawanan.

Setelah ditangkap, dia dibawa untuk kembali melanjutkan persidangannya.

“Jumat, 13 Mei 2022 Tim Tabur menyerahkan terpidana kepada jaksa eksekutor dalam rangka menyiapkan kelengkapan berkas pelaksanaan eksekusi sebagaimana putusan No : 1001/Pid.Sus/2019/PN Smr,” ucap Kasipenkum Kejati Kaltim Tony Yuswanto, Sabtu (14/5).

Setelah jaksa melengkapi berkasnya, Ancu kembali disidang. Majelis Hakim kemudian menjatuhi vonis hukuman pidana kepada Ancu berupa 10 tahun penjara disertai denda Rp 1 miliar subsider pidana 6 bulan penjara.

BACA JUGA: Samarinda jadi Kandidat Tuan Rumah Piala Presiden 2022

Sejumlah barang bukti milik Ancu yang sudah disita petugas berupa 1 tas pinggang, 1 timbangan digital, 1 plastik klip pembungkus narkotika jenis sabu-sabu

Lalu, ada sebuah buku rekapan penjualan narkotika, 1 unit ponsel pintar dan uang hasil penjualan narkotika senilai Rp 1.070.000 yang selanjutnya dirampas negara.

Sementara itu, penyidik Tim Tabur masih mendalami terkait kasus pelarian Ancu dari sel tahanan titipan PN Samarinda.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman dengan memintai keterangan pelaku. Terkait detail pelariannya bagaimana,” ucap Tony. (jpnn)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam

26 Mei 2022 - 15:19 WITA

IMG 20220526 191708

Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu

26 Mei 2022 - 10:17 WITA

IMG 20220526 105838

Selamat! Pelajar Bontang dan Samarinda Lolos Paskibraka Nasional 2022

26 Mei 2022 - 08:47 WITA

IMG 20220526 090451

Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang

26 Mei 2022 - 01:16 WITA

IMG 20220526 005848

Bengkel hingga Warung Kelontong Samarinda Terbakar saat Pagi Buta

25 Mei 2022 - 10:16 WITA

IMG 20220525 121525

Rekomendasi Rental Mobil di Samarinda yang Tarifnya Tidak Bikin Kantong Bolong

25 Mei 2022 - 07:42 WITA

IMG 20220525 080346
Trending di Samarinda