Pranala.co, BONTANG – Harapan warga Kelurahan Guntung, Bontang untuk memiliki jembatan penghubung yang aman akhirnya mendapat titik terang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan pembangunan jembatan permanen di Jalan Dewa-Dewa RT 14 akan direalisasikan pada tahun 2026.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moernaeni, Kamis (16/10/2025), usai melantik pegawai PPPK paruh waktu di Stadion Besai Berinta.
“Saya sudah minta Dinas PU untuk segera menindaklanjutinya. Jangan sampai ada warga lagi yang jadi korban,” tegas Neni.
Ia menjelaskan, sebenarnya Pemkot Bontang sempat berencana mengusulkan proyek itu ke APBD Perubahan 2025. Namun, karena keterbatasan anggaran dan waktu, usulan tersebut akhirnya digeser ke tahun depan.
“Pembangunan jembatan ini sudah kami masukkan dalam rencana prioritas 2026. Anggarannya cukup besar, jadi memang tidak memungkinkan dimasukkan tahun ini,” tambahnya.
Sebelumnya, warga Guntung ramai menyuarakan keresahan mereka lantaran jembatan darurat dari kayu yang selama ini digunakan kerap membahayakan pengguna jalan dan telah menelan korban.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bontang, Much Cholis Edy Prabowo, memastikan jembatan darurat tersebut telah dibongkar demi keamanan warga.
“Jembatan darurat sudah kami bongkar karena berisiko membahayakan warga. Tim kami baru saja turun ke lapangan,” ujarnya saat dihubungi terpisah.
Sebagai alternatif, Edy meminta warga untuk sementara menggunakan jembatan Bailey yang sudah dibangun sejak lama di kawasan itu. Namun, ia mengakui akses menuju jembatan tersebut masih perlu perbaikan.
“Kami akan koordinasikan dengan perusahaan di sekitar lokasi untuk memperbaiki jalan aksesnya. Kami coba minta dukungan mereka,” kata Edy.
Lebih lanjut, Edy memastikan pembangunan jembatan permanen Dewa-Dewa sudah masuk dalam program kerja Dinas PU Bontang 2026, dengan pagu anggaran sekitar Rp7,4 miliar.
“Sudah kami masukkan di rencana kerja. Mudah-mudahan bisa terakomodir sepenuhnya,” jelasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










