Pranala.co, BALIKPAPAN – DPRD Balikpapan mengingatkan potensi gejolak harga bahan pokok pangan menjelang Ramadan. Lonjakan permintaan hingga praktik penimbunan oleh oknum pedagang dinilai dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran jika tidak diantisipasi sejak dini.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik, menegaskan bahwa momentum Ramadan kerap dimanfaatkan pihak tertentu untuk menahan stok barang demi meraup keuntungan lebih. Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Permintaan pasti naik. Kalau tidak diawasi, bisa saja ada oknum yang menahan barang sehingga harga melonjak,” ujar Jafar, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, hal ini perlu diantisipasi sejak awal. Karena itu, peran strategis Dinas Perdagangan sangat dibutuhkan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan stok tetap tersedia di pasar.
Jafar memastikan pihaknya akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar langkah-langkah antisipatif benar-benar dijalankan secara konkret.
Terlebih, jika berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah komoditas seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan telur hampir selalu mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan.
Di samping itu, untuk komoditas beras, ia menilai kondisinya saat ini masih relatif aman dengan kenaikan harga yang belum signifikan.
“Kalau komunikasi antarinstansi dan pengawasan di lapangan berjalan baik, kenaikan harga seharusnya masih bisa dikendalikan,” ujarnya.
Meski kondisi saat ini masih aman, Jafar menegaskan kewaspadaan tetap diperlukan dalam mengantisipasi potensi gejolak harga.
Lebih lanjut, dalam pengawasan ini pihaknya juga mengajak masyarakat dan media untuk ikut berperan aktif memantau kondisi pasar. Jafar meminta agar setiap indikasi kelangkaan maupun penimbunan segera dilaporkan kepada pihak terkait.
Sebab, pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat agar persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















