Jelang Nataru, Stok Sembako di Kaltim Dijamin Aman

Ilustrasi aktivitas pasar tradisional.

PERAYAAN Natal dan Tahun Baru atau Nataru dalam hitungan hari. Menjelang hari besar itu, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kalimantan Timur [Kaltim] bakal lebih sering mengawasi bahan pokok di sepuluh kabupaten/kota Benua Etam. Tujuannya tak lain memastikan produk aman terkendali.

“Untuk semua bahan pokok. Dari beras, gula, minyak goreng, telur dan daging sapi bisa tahan hingga dua sampai empat bulan,” terang Yadi Robyan Noor, Kepala Dinas Disperindagkop UKM Kaltim, Jumat [18/12] petang.

Informasi dihimpun setiap daerah ragam pasar diawasi. Misal di Samarinda, ada tiga yakni Pasar Segiri, Pasar Kedondong, Pasar Sungai Dama kemudian di Balikpapan ada Pasar Pandan Sari, Kutai Kartanegara ada Pasar Mangkurawang, Kutai Barat dengan Pasar Jaras, Bontang dengan Pasar Rawa Indah.

Sementara di Kutai Timur ada Pasar Induk Sangatta, di Berau ada Pasar Sanggam Aji Dilayas, Penajam Paser Utara ada Pasar Penajam, Paser dengan Pasar Senaken dan Mahulu ada Pasar Ujoh Bilang.

Demi memonitoring setiap stok di semua pasar tersebut, Yadi Robyan Noor menyebut sudah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing kabupaten/kota. Hasilnya, Disperindagkop setempat menyiapkan petugas yang mengawasi dari pagi hingga sore.

“Setiap pasar petugasnya ada dua. Hasil monitoring langsung update di aplikasi sistem kami dan dipublikasikan lewat portal kami,” imbuh Roby, sapaan karibnya.

Sementara untuk harga, lanjutnya, relatif stabil. Hanya saja di beberapa daerah komoditas daging ayam, bawang merah dan cabai mulai mengalami kenaikan. Lonjakan nilai sembako tersebut berada di angka 15 hingga 35 persen. Kondisi ini juga berkaitan dengan pembatasan karena pandemik virus corona atau COVID-19 beberapa waktu lalu.

“Saat ini, ketersediaan kebutuhan pokok di Kaltim sebagian besar masih dipasok dari luar daerah,” sebutnya.

Daerah yang dimaksud Roby berasal dari Sulawesi dan Jawa Timur. Jika ada keterlambatan pengiriman pasokan, bisa jadi karena cuaca. Sekali lagi dirinya memastikan jelang Natal dan Tahun Baru ini semua stok aman dan harga terjamin stabil.

“Jadi warga tak perlu khawatir,” ujarnya. [js]

More Stories
WHO: Seperti HIV, Covid-19 Mungkin Tak Akan Pernah Musnah