Menu

Mode Gelap

Bontang · 10 Jun 2022 18:17 ·

Jadi Industri Pertahanan Nasional, Kodim Bontang Siap Kawal Pembangunan Pabrik Bahan Peledak PT KAN


					Kunjungan Dandim beserta jajaran TNI lainnya di kawasan pembangunan pabrik bahan peledak PT KAN yang berada di kawasan industri KIE Bontang. (Pendim 0908/BTG) Perbesar

Kunjungan Dandim beserta jajaran TNI lainnya di kawasan pembangunan pabrik bahan peledak PT KAN yang berada di kawasan industri KIE Bontang. (Pendim 0908/BTG)

pranala.co, BONTANGKodim 0908/BTG siap mendukung dan mengawal penuh proses pembangunan pabrik amonium nitrat dan asam nitrat di kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE) Bontang, Kalimantan Timur.

Sebagai salah satu objek vital strategis dalam industri pertahanan nasional, pembangunan pabrik bahan peledak itu ditargetkan rampung 20 Oktober 2022 mendatang. Namun hingga saat ini, progres pembangunan baru mencapai 79 persen. Sehingga diharapkan hingga empat bulan ke depan, pekerjaan bisa lancar dan tidak ada hambatan dari berbagai pihak, agar pabrik bisa rampung sesuai dengan target yang diharapkan.

BACA JUGA: Kakek 51 Tahun Masuk Bui karena Curi Ponsel

“Kami (TNI) akan backup full. Kami akan selalu mengawal dan memastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda di sela-sela melakukan kunjungan lapangan ke PT Wijaya Karya (Wika) bersama jajarannya, Jumat (10/6/2022) pagi.

Pembangunan pabrik ini, kata Dandim, sangat penting. Sebab bahan peledak yang dihasilkan nantinya, dapat digunakan untuk kepentingan pertahanan maupun industri. Di sisi lain, juga akan meningkatkan perekonomian bagi warga Bontang itu sendiri.

Termasuk bakal menyerap banyak tenaga lokal dengan syarat memiliki keahlian di bidangnya. Apalagi proyek semacam ini, hanya ada di tiga di Indonesia, salah satunya Bontang. Untuk itu, pihaknya juga memastikan sistem perekrutan tenaga kerja sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sehingga ini semua perlu sinergitas. Kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Bontang, mari kita dukung proyek pembangunan pabrik ini,” pesan Dandim.

Pembangunan pabrik dengan nilai investasi Rp 1,1 triliun itu dikelola oleh PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), yang merupakan perusahaan patungan kerja sama antara PT Dahana dengan PT Pupuk Kaltim. Saat ini, proyek konstruksi bangunan sedang dikerjakan oleh PT Wika.

BACA JUGA: Stadion Segiri Samarinda Siap Gelar Piala Presiden 2022

Projek Manajer PT Wika, Hadi Prasetyo menyampaikan, seharusnya progres pembangunan pabrik saat ini sudah mencapai 82 persen. Salah satu yang menjadi penghambat yakni kondisi pandemi Covid-19 yang melanda selama beberapa tahun terakhir. Kendati demikian pihaknya berharap, proyek yang turut diawasi Kementerian Pertahanan RI ini bisa rampung tepat waktu.

“Pabrik ini nantinya berkapasitas produksi amonium nitrat 75 ribu metrik ton per tahun, dan asam nitrat (nitrit acid) 60 ribu metrik ton per tahun,” terang Hadi. [BMS]

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Fenomena Langka! Gerombolan Lumba-Lumba Terlihat di Perairan Malahing

1 Juli 2022 - 17:58

Fenomena Langka Gerombolan Lumba Lumba Terlihat di Perairan Malahing

Lagu Bawasir dan Pelesiran, Dua Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan bagi Warga Pesisir Bontang

1 Juli 2022 - 15:29

Inovasi ini memudahkan catin melakukan perubahan status pada Kartu Tanda Penduduk elektronik e KTP dan pembuatan Kartu Keluarga KK baru. 1

“Demi Kekasihku”, Status Pengantin Baru Langsung Berubah

1 Juli 2022 - 09:57

Demi Kekasihku Status Pengantin Baru Langsung Berubah 1

Pupuk Kaltim Klaim Sudah Transparan Soal Dana CSR

1 Juli 2022 - 08:11

Pupuk Kaltim Klaim Sudah Transparan Soal Dana CSR

Aksi Demonstrasi Pupuk Kaltim Berjalan Damai, Pendemo Pungut Sampah

30 Juni 2022 - 17:36

Usai Demonstrasi Masyarakat Bufferzone Menggugat Punguti Sampah

Demi Isi Perut, Mencuri 8 Motor di Kutai Timur

30 Juni 2022 - 16:55

Untitled design 8 1
Trending di Bontang