Menu

Mode Gelap
Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas

Kaltim · 30 Mar 2022 00:26 WITA ·

Istri Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK


 Istri Bupati Penajam Paser Utara Dipanggil KPK Perbesar

pranala.co – KPK memanggil istri Bupati Penajam Paser Utara nonaktif Abdul Gafur Mas’ud, Risna. KPK memanggil Risna sebagai saksi.

“Pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi kegiatan pekerjaan pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tahun 2021-2022,” ucap Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).

Ali Fikri bilang KPK juga memanggil ajudan Abdul Gafur bernama Agung Rasyidi, Plt Bupati PPU Hamdam, Penanggung Jawab (Pj) Sekda Kabupaten PPU Tohar, Kabag Umum Pemkab PPU Alam Prawira Negara dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten PPU Alimudin Map.

KPK juga memanggil Sekretaris DPC Demokrat Balikpapan Alam, mantan Direktur Perusda Benua Taka Wahdiyat dan Gerardus Roentoe serta Kontraktor swasta Andi Munjibal.

Selain itu, anti rasuah ini juga mengirimkan surat panggilan kepada keluarga Bendahara Umum DPC Demokrat Balikpapan Nur Afifah Balqis. Ali mengatakan kakak Nur Afifah Balqis, Sherly dan ibunya, Mahdalia, dipanggil sebagai saksi.”

Pemeriksaan di Mako Brimob Polda Kaltim di Balikpapan,” kata Ali.

Sbelumnya, Bupati Penajam paser Utara Abdul Gafur Mas’ud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di salah satu mal di kawasan Senayan, Jakarta. Saat OTT, KPK juga mengamankan 10 orang lainnya.

Abdul Gafur Mas’ud kemudian ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerima suap pengadaan barang dan jasa, serta perizinan. Suap itu diduga terkait proyek jalan dan gedung perpustakaan.”

Nilai kontrak sekitar Rp 112 miliar antara lain untuk proyek multiyears peningkatan jalan Sotek-Bukit subur dengan nilai kontrak Rp 58 Miliar dan pembangunan gedung perpustakaan dengan nilai kontrak Rp 9,9 miliar,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (13/1).

Berikut daftar tersangka di kasus ini:

Sebagai pemberi:
AZ (Achmad Zuhdi alias Yudi) Swasta

Sebagai penerima:

1. AGM (Abdul Gafur Mas’ud) Bupati Penajam Paser Utara 2018-2023 (PPU)
2. MI (Mulyadi) Plt Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara
3. EH (Edi Hasmoro) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara;
4. JM (Jusman) Kepala Bidang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara;
5. NAB (Nur Afifah Balqis) Swasta / Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.

 

[dk/id]

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Senjata Tradisional Suku Dayak Buatan Makhluk Kayangan

26 Mei 2022 - 16:01 WITA

DUHUNG2

Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata

26 Mei 2022 - 00:51 WITA

IMG 20220526 003543

SELAMAT! Pemprov Kaltim Raih Pembina Terbaik K3 Nasional

25 Mei 2022 - 16:30 WITA

IMG 20220525 172849

Kaltim Masih Menunggu Aturan Vaksinasi PMK dari Pusat

25 Mei 2022 - 15:15 WITA

IMG 20220525 171808

Wakil Ketua DPRD Kaltim Janji Dukung Penambahan Bankeu Atasi Banjir Bontang

25 Mei 2022 - 09:47 WITA

IMG 20220525 113354

Kemayau, Buah Langka Bercita Rasa Mentega Khas Kalimantan

25 Mei 2022 - 08:01 WITA

58E35180 2AB3 4160 AE11 D825656B6A25
Trending di Kaltim