Inilah Kompetisi Sepak Bola Eropa Masih Bergulir saat Pandemi Corona

Para pendukung BATE Borisov menghadiri laga perdana di Liga Belarus melawan Energetik BGU pada Kamis (19/3/2020) meski ditengah pandemi virus Corona. (TWITTER.COM/FCBATE)

WABAH virus corona sejatinya telah menjangkiti puluhan ribu orang di berbagai negara di Eropa.
Imbasnya, negara-negara Eropa menghentikan sementara kompetisi sepak bola di negara mereka termasuk liga-liga top. Seperti Liga Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman.

Namun, ternyata ada satu kompetisi di Benua Biru tetap menggelar laga di tengah badai virus corona. Adalah Liga Belarus yang menjadi satu-satunya kompetisi yang masih bergulir di tengah pandemi virus corona di seluruh dunia.

Negara pecahan Uni Soviet itu baru memulai kompetisi musim ini dan melakukan pertandingan perdana mereka pada Kamis (19/3/2020). Laga antara Energetik BGU vs BATE Borisov yang berakhir dengan skor 3-1 dihadiri oleh penonton.

Ketua persatuan sepak bola Belarusia, Vladimir Bazanov, bersikukuh bahwa liga akan berlanjut. “Untuk alasan apa kita tidak memulainya? Apakah keadaan darurat dinyatakan di negara kita? Tidak ada situasi kritis. Jadi kami memutuskan untuk memulai kejuaraan tepat waktu. Hari ini.” kata Bazanov pekan lalu saat memulai Liga Belarus seperti dikutip dari Daily Mail.

Situasi di Belarus dinilai memungkinkan untuk memulai kompetisi. Mereka hanya memiliki 81 kasus positif Covid-19 yang dikonfirmasi, yang merupakan angka terendah untuk sebagian besar negara di Eropa.

Sementara tes positif di negara tersebut dikonfirmasi pertama kali pada 28 Ferbruari 2020. Tidak ada kasus kematian karena Covid-19 di negara ini.

“Ya, banyak pertandingan di Eropa dimainkan tanpa penonton. Tetapi begitu banyak penggemar berkumpul di sekitar stadion sehingga tidak masuk akal untuk menutup pertandingan,” tambah Bazanov.

Hal ini sejalan dengan sikap pemerintah Belarusia. Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, memilih untuk tidak mengambil langkah berarti untuk menangani virus ini.

Sebaliknya, Lukashenko meminta masyarakatnya untuk tetap beraktifitas seperti biasa dan tidak perlu panik. “Sangat menyenangkan menonton televisi. Orang-orang bekerja dengan traktor, tidak ada yang berbicara tentang virus. Di sana, traktor akan menyembuhkan semua orang. Ladang menyembuhkan semua orang,” kata Lukashenko menilai bahwa masyarakatnya lebih butuh makan ketimbang mencegah virus.

“Orang harus belajar tanggung jawab diri sendiri dan juga merawat orang-orang di sekitar mereka. Jika Anda memiliki batuk dan pilek, tinggal di rumah, jangan menyebarkan infeksi. Inilah intinya. Banyak negara telah menerapkan tindakan keras yang tepat,” tambahnya. ***

More Stories
Belum 2 Bulan Diresmikan, Plafon Pasar Rawa Indah Bontang Jebol