IKN Nusantara bakal Miliki 14 Stasiun Kereta Api, Berikut Rincian Sebarannya

IMG 20220405 115622
Titik Nol IKN Nusantara ramai dikunjungi masyarakat yang ingin melihat secara langsung lokasi yang akan dijadikan Pusat Pemerintahan itu.(KOMPAS.COM/Ahmad Riyadi)

pranala.co – Pemerintah akan membangun total 14 stasiun penumpang dan empat (4) stasiun operasi atau depo kereta api untuk mendukung jaringan kereta api di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Hal tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2042.

Pada Perpres tersebut, sistem jaringan kereta api merupakan salah satu sistem jaringan transportasi yang ingin dibangun di kawasan IKN Nusantara, selain jaringan jalan; sungai, danau dan penyeberangan; serta transportasi laut.

Pada Pasal 6 ayat (3) dijelaskan bahwa salah satu kebijakan penataan ruang di IKN ialah pengembangan konektivitas tinggi secara regional dan internasional dengan dukungan integrasi transportasi darat, laut, dan udara.

Beberapa bentuk pengembangannya tertera dalam Pasal 20. Salah satunya mengembangkan jalur kereta api regional yang menghubungkan perkotaan inti KSN ibu kota Nusantara dengan jalur kereta api Trans-Kalimantan dan bandar udara internasional.

Kemudian, di dalam Pasal 33 disebutkan bahwa salah satu sistem jaringan transportasi yang akan dikembangkan di IKN ialah sistem jaringan kereta api. Berupa jaringan jalur kereta api dan stasiun.

Khusus jaringan jalur kereta api, terbagi menjadi dua jenis, yaitu jaringan jalur kereta api antarkota dan perkotaan. Seperti yang dijabarkan dalam Pasal 41.

Sementara untuk jaringan jalur kereta api antarkota meliputi:

  • Jalur kereta api yang menghubungkan Banjarmasin-Pantai Lango-Karang Joang-Sp. Samboja-Samarinda.
  • Jalur kereta api yang menghubungkan Wilayah Perencanaan (WP) Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)-WP IKN Barat-WP IKN Timur l-Sp. Samboja Karang Joang-Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman.

Lalu, untuk jaringan jalur kereta api perkotaan meliputi:

  • Pembangunan jaringan kereta api yang menghubungkan WP KIPP-WP IKN Barat-WP IKN Timur 1-WP IKN Timur 2-WP IKN Utara.
  • Pembangunan jaringan kereta api yang menghubungkan WP IKN Barat-WP IKN Timur 2.

Pembangunan 14 stasiun kereta api penumpang akan dibagi menjadi dua kategori yakni stasiun untuk penumpang antarkota dan perkotaan. Untuk penumpang kereta api antarkota, terdapat tiga stasiun yang akan dibangun yaitu Stasiun Sentral Bumi Harapan di WP KIPP; Stasiun Sentral Sepaku di WP IKN Barat; dan Stasiun Simpang Tengin Baru di WP IKN Timur 1.

Kemudian, 11 stasiun lainnya akan melayani penumpang perkotaan yakni Stasiun Bumi Harapan di WP KIPP; Stasiun Pemaluan di WP KIPP; Stasiun Bumi Harapan 2 di WP IKN Barat; Stasiun Karang Jinawi 1 di WP IKN Barat; Stasiun Sepaku di WP IKN Barat; Stasiun Karang Jinawi 2 di WP IKN Timur 1; Stasiun Sukaraja di WP IKN Timur 1; Stasiun Tengin Baru di WP IKN Timur 1; Stasiun Karang Jinawi 3 di WP IKN Timur 2; Stasiun Sukaraja 2 di WP IKN Timur 2; dan Stasiun Sungai Payang di WP IKN Utara.

“Stasiun kereta api penumpang sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diarahkan untuk dikembangkan dengan konsep pengembangan TOD [transit oriented development],” demikian bunyi Pasal 45 ayat 7.

Terakhir, terdapat empat stasiun operasi atau depo kereta api yang akan dibangun pada kawasan IKN Nusantara yakni berlokasi WP KIPP, di WP IKN Barat, serta di WP IKN Timur 1 dan WP IKN Timur 2.

Adapun, stasiun yang akan dibangun itu rencananya berada di sepanjang jalur kereta api perkotaan dan juga antarkota. Untuk jaringan antarkota, pembangunan jalur rencananya akan mengubungkan Banjarmasin–Pantai Lango. (red/id)

More Stories
WhatsApp Image 2021 04 23 at 8.58.24 PM 12
VIDEO: Merawat Silaturahmi, Insan Pers Buka Puasa bersama Forkopimda