NUSANTARA, Pranala.co – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), dibuka untuk masyarakat umum selama periode libur nasional Nyepi dan Idulfitri 2026.
Kebijakan ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati sejumlah fasilitas dan ruang publik yang telah dibangun di kawasan ibu kota negara baru tersebut.
Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara, Thomas Umbu Pati, mengatakan pembukaan kawasan KIPP IKN merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang inklusif bagi masyarakat.
“Selama periode libur nasional, masyarakat umum dapat menikmati berbagai fasilitas dan ruang publik di KIPP IKN,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Sejumlah titik yang dibuka antara lain Plaza Bhinneka, kawasan glamping IKN, serta Embung MBH yang menawarkan ruang terbuka hijau di tengah kawasan inti pemerintahan.
Guna memastikan kenyamanan pengunjung, Otorita IKN menyiapkan sistem pengamanan terpadu. Pengaturan arus kendaraan, area parkir, hingga kebersihan kawasan menjadi fokus utama selama masa kunjungan.
Pengamanan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta pegawai Otorita IKN yang bertugas di lapangan.
Selain itu, pengunjung juga diimbau mematuhi sejumlah ketentuan, seperti mengenakan pakaian sopan, tidak merokok di area tertentu, serta menjaga ketertiban selama berada di kawasan KIPP.
“Petugas akan mengingatkan secara humanis jika ada pelanggaran,” kata Thomas, yang juga menjabat Wakil Ketua Tim Pelayanan Kunjungan Masyarakat pada momen libur nasional tersebut.
Otorita IKN memperkirakan jumlah pengunjung akan meningkat signifikan, berkaca pada periode libur sebelumnya. Saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kunjungan ke KIPP IKN tercatat mencapai sekitar 300 ribu orang.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Di antaranya adalah kegiatan hiburan, aktivitas interaktif, kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga fasilitas layanan kesehatan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Otorita IKN menegaskan bahwa pembukaan kawasan ini tidak hanya memberikan pengalaman rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan konsep ibu kota baru sebagai ruang publik yang inklusif.
Pengunjung diharapkan dapat menikmati suasana kebersamaan selama libur nasional, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal di sekitar kawasan.
“Seluruh masyarakat dapat menikmati pengalaman di IKN dengan nyaman, dan warga sekitar juga mendapatkan manfaat,” ujar Troy. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















