Pranala.co, BONTANG – Hujan deras mengguyur Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) sejak dini hari. Kondisi ini membuat sejumlah wilayah di Kelurahan Gunung Telihan bersiaga.
Lurah Gunung Telihan Mochammad Cholid Hanafi bersama Polsek Bontang Barat dan Tim Tanggap Bencana tingkat kelurahan turun langsung ke lapangan, Kamis (15/1).
Mereka melakukan siaga banjir kiriman. Hujan mulai turun sekira pukul 03.30 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya juga mengeluarkan peringatan dini.
Intensitas hujan diperkirakan tinggi pada pukul 07.00 hingga 09.00 WITA. Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air di sejumlah titik.
Wilayah terdampak berada di RT 25, RT 27, dan RT 29 Kelurahan Gunung Telihan. Genangan bertahan hingga siang hari. Selain hujan deras, penyempitan drainase memperparah kondisi.
Letak permukiman yang berada di daerah cekungan turut memperlambat surutnya air. Tercatat 43 kepala keluarga terdampak. Jumlah warga yang terimbas mencapai 129 jiwa.
Selain menangani genangan, aparat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir kiriman. Ancaman datang dari aliran sungai induk yang melintas di wilayah Gunung Telihan. Risiko bertambah seiring kemungkinan kiriman air dari luar Kota Bontang.
Sebagai langkah antisipasi, pusat kendali siaga banjir difokuskan di pintu air RT 20 dan kawasan Danau Bontang Barat. Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan daya tampung air.
Tujuannya agar aliran tidak meluap dan masuk ke permukiman warga. Upaya pengendalian juga mempertimbangkan kenaikan permukaan air laut pada sore hari.
Lurah Gunung Telihan berujar, koordinasi lintas sektor menjadi kunci kesiapsiagaan. Kolaborasi melibatkan pemerintah kelurahan, Polsek Bontang Barat, dan relawan kebencanaan.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada. Warga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air. Jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat, warga diminta segera melapor.
Dengan sinergi seluruh pihak, potensi dampak banjir diharapkan dapat ditekan. Aktivitas warga pun diharapkan tetap berjalan aman dan terkendali. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















