Pranala.co, BALIKPAPAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan pada Kamis (23/10) malam memicu tanah longsor di kawasan RT 27, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota. Longsoran tanah dari lereng atas menerjang Mushala Al-Baroqah di Perumahan Bukit Siaga Indah hingga membuat dinding dan lantainya retak parah.
Akibat kejadian tersebut, kegiatan belajar mengaji di musala terpaksa dipindahkan sementara waktu.
Warga sekitar, Riyanto, mengatakan hujan deras yang turun malam itu membuat tanah di kawasan tersebut longsor. “Air dari perumahan atas turun semua ke sini karena paritnya sudah tidak mampu menampung,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Alhasil, material tanah dan air langsung menerjang bagian bawah lereng tempat musala berdiri. “Lantainya sama dinding musala retak-retak, tapi alhamdulillah tidak ada korban,” ungkap Riyanto.
Lurah Damai, Kanti Suharjo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan menerima laporan dari warga pada Jumat pagi terkait longsor yang terjadi di RT 27, Perumahan Bukit Siaga Indah.
“Yang terdampak Mushala Al-Baroqah di bawah lereng. Bangunannya rata-rata rusak di bagian dinding dan atapnya yang rontok,” jelasnya.
Menurut Kanti, musala tersebut biasa digunakan oleh sekitar 40 anak-anak yang belajar mengaji. Demi keamanan, seluruh kegiatan sementara dialihkan ke rumah pengasuh.
“Kami sudah minta supaya kegiatan belajar dipindahkan dulu ke rumah pengasuhnya. Lokasi musala cukup curam dan masih rawan longsor susulan,” ujarnya.
Tambahnya, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan LPM, Komisi III DPRD Balikpapan, dan instansi terkait untuk penanganan awal di lapangan.
“Sudah ada peninjauan ke lokasi. Saat ini dilakukan penutupan sementara area terdampak dan pemasangan pembatas agar warga tidak mendekat,” terangnya.
Longsor tersebut diduga dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta kondisi tanah yang labil akibat berkurangnya vegetasi penahan di sekitar lereng.
Kanto mengimbau warga agar tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan longsor, mengingat intensitas hujan di Balikpapan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










