Hore! Harga Minyak Goreng Curah di Kaltim Mulai Turun

IMG 20220514 091550
Ilustrasi minyak goreng curah.

pranala.co – Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) diminta untuk tidak waswas atau panik terhadap kebutuhan pokok sehari-hari. Karena, per 13 Mei 2022, stok pangan penting masih cukup dan harganya pun mengalami penurunan.

Misal, per 6 Mei 2022 harga beras medium Rp11.543 per kilogram, maka per 13 Mei 2022 turun menjadi Rp11.059 per kilogram.

BACA JUGA: Wagub Kaltim Minta Pusat Restui Perjuangan Dana Bagi Hasil

“Kita bersyukur sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat turun. Mudahan ini terjangkau,” kata Kepala Kepala Disperindagkop dan UKM KaltIm HM Yadi Robyan Noor, Jumat (13/5/2022).

Penurunan juga diikuti komoditas lainnya, seperti minyak goreng curah awalnya Rp20.217 menjadi Rp16.833 per liter. Cabai merah besar Rp56.714 menjadi Rp46.667 per kilogram.

Cabai merah keriting Rp41.417 dari Rp46.073. Begitu juga cabai rawit merah turun Rp42.083 sebelumnya Rp55.328 per kilogram.

BACA JUGA: Gubernur Lemhanas: IKN Rawan Serangan Militer

Meski banyak yang turun, juga ada yang naik. Yaitu, beras premium naik mencapai Rp13.749 per kilogram. Juga, minyak goreng kemasan premium naik mencapai Rp30.200 per liter. Begitu juga minyak kemasan sederhana naik Rp28.833 per liter.

Gula pasir naik mencapai Rp16.100 per kilogram. Tepung terigu juga naik mencapai Rp12.400 per kilogram dan bawang putih naik Rp32.250 per kilogram sebelumnya Rp 31.250 per kilogram.

BACA JUGA: 70 Persen Kebutuhan Daging dari Luar Kaltim

“Meski naik, tapi tidak begitu tinggi dan stok pun ada,” ucap mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim ini.

Sementara stok minyak goreng tercukupi, karena suplainya dari sejumlah perusahaan industri mencapai 2.650,38 ton. Total MGS curah bersubsidi yang telah dikirim oleh perusahaan (produsen) berbanding total kebutuhan di Kaltim. (mar/id)

More Stories
banjir smd
Dua Skema Penanganan Banjir Samarinda