Hidup Sebatang Kara, Warga Terlantar Dievakuasi

  • Whatsapp
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga telantar.

SAMARINDA – Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Unit Siaga SAR Samarinda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Samarinda 112, dan TKSK Dinsos Kota Samarinda melaksanakan medical evacuation (Medivac) warga telantar.

Evakuasi berlangsung di sekitar Jalan Cipto Mangunkusumo, tebing bukit Jembatan Mahakam, Kota Samarinda, Jumat 23 April 2021. Tim SAR Gabungan ini mengevakuasi seorang warga telantar yang tengah dalam kondisi sakit.

Bacaan Lainnya

Sebelum evakuasi, Tim Siaga Samarinda 112 menerima laporan pada pukul 06:58 Wita tentang adanya orang terlantar hidup sebatang kara sedang sakit dan membutuhkan pengobatan di rumah sakit di lokasi.

Bersama Tim dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Kota Samarinda Tim Siaga Samarinda merespon panggilan tersebut dan langsung mengarah ke lokasi guna memeriksa kondisi pasien saat itu. Sesampainya Tim Ambulan 112 dan TKSK Dinas Sosial di lokasi, terlihat tebing yang sangat curam.

Kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk membawa pasien turun dengan tandu yang dimiliki karena kondisi pasien yang cukup lemas dan merasa sakit dibagian kaki kiri sehingga pasien tidak bisa bergerak sedikitpun.

Tim Ambulan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda Unit Rescue dan Basarnas Kota Samarinda untuk membantu mengevakuasi pasien dari rumah gubuk yang berada di atas gunung yang cukup curam.

Membutuhkan proses cukup lama dalam penurunan pasien dari atas ke bawah, dikarnakan akses jalan yang curam dan hanya bisa dilewati dengan perorangan.

Proses dengan waktu yang cukup panjang membuahkan hasil. Tim Disdamkar dan Basarnas mampu mengevakuasi pasien melalui tebing curam dengan aman dan selamat.

”Jumat, 23 April 2021 pukul 09.30 WITA, Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi. Korban dibawa menuju RSUD I.A. Moeis kota Samarinda,” ujar Koodinator SAR Samarinda, Riqi Effendi melalui keterangan tertulis.**

Pos terkait