Galakkan ‘Bontang Bermasker’, Wali Kota: Tegur Jika Ada Bandel

oleh -
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memberikan sambutan saat apel gabungan. (Humas)

WALI Kota Bontang, Neni Moerniaeni mencanangkan gerakan Bontang Bermasker. Ini sebagai upaya memaksimalkan pengendalian Covid-19. Apalagi, saat ini Kota Bontang, Kalimantan Timur sudah masuk Zona Merah penyebaran Corona.

“Ayo pakai masker jika hendak keluar ruman. Ayo kita dengungkan Bontang Bermasker,” tegas Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni usai apel gabungan Bersama Kita Cegah Covid-19 dalam rangka penyemprotan massal disinfektan di Kota Bontang, di halaman Polres Bontang, Rabu (26/8/2020) pagi.

Dengan gerakan ini, Neni mengajak warganya untuk bekerja sama mewujudkan gerakan tersebut. Bahkan, ia juga meminta untuk tidak ragu menegur siapa pun yang tidak memakai masker agar segera menggunakannya.

“Ini kita viralkan supaya masyarakat benar-benar sadar, sehingga kita semua bisa terhindar dari Covid-19,” pungkasnya.

Kata Neni, memasuki adaptasi kehidupan baru saat ini, warga harus mengikuti protokol kesehatan. Mulai disiplin memakai masker, sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain sehingga kita tidak tertular Covid-19. Disiplin penggunaan masker juga penting dilakukan mulai dari lingkungan rumah.

Wali Kota Neni mengimbau seluruh masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan Covid-19. Ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) nomor 16/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Di Inpres itu mengatur upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui “3 M”. Yakni Menggunakan masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan.

Melalui Inpres ini, Neni mengajak jajaran Polres Bontang dan Kodim 0908 Bontang untuk bersama menegakkan kedisiplinan di masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19, terutama penggunaan masker.

 

Pewarta: Junaidi

No More Posts Available.

No more pages to load.