• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Ragam

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Suriadi Said by Suriadi Said
1 April 2026 | 00:10
Reading Time: 2 mins read
0
Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon.(Dok. Starwalk)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA, Pranala,co — Fenomena Pink Moon atau bulan purnama akan menghiasi langit Indonesia, Rabu (1/4/2026) malam hingga Kamis (2/4) pukul 10.11 WITA. Meski bertajuk “merah jambu,” warna bulan sebenarnya tetap putih kekuningan seperti purnama biasa.

Nama Pink Moon berasal dari tradisi masyarakat Amerika Utara yang menandai mekarnya bunga liar phlox berwarna merah muda keunguan di musim semi. Istilah ini kemudian digunakan untuk melacak waktu datangnya Paskah dan Passover, bukan menggambarkan warna objek astronomis itu sendiri.

PILIHAN REDAKSI

Liburan Hemat ala Backpacker ke Pulau Derawan

Liburan Hemat ala Backpacker ke Pulau Derawan

7 Mei 2022 | 19:59

Bukit Kelam; Wisata Alam Eksotis di Kalimantan, Simpan Misteri Orang Sakti hingga Meteor

2 Januari 2022 | 11:26

Profesor astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menegaskan fenomena ini sejatinya adalah purnama biasa yang terjadi saat bulan beroposisi (berseberangan) dengan matahari.

“Warnanya bukan pink, sama dengan purnama umumnya, putih kekuningan. Itu hanya penamaan orang Amerika Serikat yang kemudian digunakan di media,” ucapnya, Selasa (31/3/2026).

Jadwal Pengamatan dan Lokasi Terbaik

Thomas menjelaskan fenomena dapat diamati dengan mata telanjang mulai terbitnya bulan di ufuk timur—tepat setelah matahari terbenam—sampai menjelang matahari terbit. Puncaknya terjadi Kamis pukul 10.11 WITA saat bulan tepat beroposisi dengan matahari.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan, disarankan mencari lokasi dengan pandangan terbuka ke arah timur dan memastikan cuaca cerah. Fenomena ini juga dapat diabadikan menggunakan kamera maupun teleskop.

“Dapat diamati tanpa alat atau dengan teleskop plus kamera,” ujarnya.

Saat bulan mendekati ufuk, objek ini sering tampak kekuning-kuningan hingga oranye karena cahayanya melewati lapisan atmosfer Bumi sebelum sampai ke pengamat. Bulan juga akan tampak lebih besar dari biasanya ketika berada dekat horizon.

Fenomena ini dikenal sebagai ilusi bulan—efek visual yang membuat otak manusia menganggap ukuran bulan lebih besar dibanding saat berada tinggi di langit. Thomas menegaskan Pink Moon bukan termasuk supermoon; ukuran bulan tetap sama, hanya persepsi pengamat yang berbeda.

Thomas menjamin fenomena ini aman untuk diamati. “Tidak ada dampak negatifnya. Dampak secara umum sama dengan purnama lainnya, yaitu peningkatan pasang air laut karena Bulan dan Matahari hampir segaris dengan Bumi,” tuturnya. (RED)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pink MoonWisata Alam
Previous Post

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

BACA JUGA

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

31 Maret 2026 | 23:40
Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Stok Aman Atasi Antrean BBM, Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Bangun SPBU Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi di Kalimantan per 1 Oktober 2024, Ini Rinciannya Pertamina: Pertalite Tetap Tersedia di Balikpapan

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Stok Aman

31 Maret 2026 | 18:33
DPRD Pangkep Desak Penertiban Rokok Ilegal, Disperindagkop: Pengawasannya Bukan Ranah Kami

DPRD Pangkep Desak Penertiban Rokok Ilegal, Disperindagkop: Pengawasannya Bukan Ranah Kami

31 Maret 2026 | 14:16
Rokok Ilegal Marak di Pangkep, Dijual Bebas dengan Harga Murah

Peredaran Rokok Ilegal di Pangkep Tak Terkendali, Siapa Bertanggung Jawab?

31 Maret 2026 | 09:13
Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

30 Maret 2026 | 23:43
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan, Protes Trump di 3 Ribu Lokasi

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan, Protes Trump di 3 Ribu Lokasi

30 Maret 2026 | 00:11

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13

Terbaru

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

1 April 2026 | 00:10
Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

31 Maret 2026 | 23:40
Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

31 Maret 2026 | 23:11
Taman Cerdas PKK Samarinda Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak 2026

Taman Cerdas PKK Samarinda Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak 2026

31 Maret 2026 | 22:49

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved