• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Maret 30, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Fakta Penyelidikan Polisi soal Kematian Bocah 10 Tahun di Ngada

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Februari 2026 | 23:41
Reading Time: 2 mins read
0
Fakta Penyelidikan Polisi soal Kematian Bocah 10 Tahun di Ngada

Surat yang ditinggalkan YBR di lokasi kejadian di Desa Batajawa, Kabupaten Ngada, NTT. (Foto: Tangkapan layar media sosial)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co NGADA — Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ditemukan unsur kekerasan dalam peristiwa meninggalnya YBR (10), seorang siswa sekolah dasar di Desa Betajawa, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga mengakhiri hidupnya atas pilihannya sendiri, dipicu oleh persoalan keluarga dan tekanan psikologis.

Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino menjelaskan, aparat telah melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, serta visum terhadap jasad korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik, baik dari lingkungan keluarga maupun dari pihak lain.

PILIHAN REDAKSI

Nyaris Lompat dari Jembatan, IRT di Kukar Diduga Coba Bunuh Diri

Nyaris Lompat dari Jembatan, IRT di Kukar Diduga Coba Bunuh Diri

4 Maret 2026 | 12:36
Pekerja Bangunan Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Gantung Diri

Pekerja Bangunan Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Gantung Diri

26 Januari 2026 | 15:24

“Dari hasil penyelidikan dan visum, tidak ada indikasi kekerasan. Tidak ditemukan bekas penganiayaan ataupun tanda perundungan,” ujar AKBP Andrey, Rabu (4/2/2026).

Ia menegaskan, kesimpulan tersebut masih bersifat sementara dan didasarkan pada fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Namun, kepolisian mengakui adanya faktor sosial dan kondisi keluarga yang diduga turut memengaruhi kondisi psikologis korban.

Menurut Andrey, YBR tidak sepenuhnya tinggal bersama kedua orang tuanya. Sejak kecil, korban lebih banyak diasuh oleh neneknya. Ayah kandung YBR diketahui tidak pernah hadir sejak korban masih dalam kandungan, sementara sang ibu merupakan tulang punggung keluarga.

“Dari penelusuran kami, latar belakang keluarga korban memang cukup kompleks. Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi emosional anak,” kata Andrey.

Meski demikian, ibu korban disebut tetap memiliki keinginan kuat agar anaknya bersekolah. Beberapa hari sebelum peristiwa tragis itu, YBR diketahui tidak masuk sekolah selama hampir sepekan dengan alasan sakit. Kondisi tersebut sempat memicu teguran dari sang ibu.

“Kami mendapatkan keterangan bahwa ibu korban sempat menegur karena anaknya sering bermain di luar rumah saat hujan, yang kemudian membuatnya sakit dan tidak masuk sekolah,” jelas Andrey.

Pihak kepolisian menduga teguran tersebut, meskipun dimaksudkan sebagai nasihat, diterima berbeda oleh korban. Perbedaan cara anak memaknai teguran orang tua menjadi salah satu faktor yang tengah didalami lebih lanjut oleh penyidik.

Andrey juga meluruskan informasi yang sebelumnya beredar di masyarakat terkait dugaan korban nekat mengakhiri hidup karena tidak dibelikan buku dan alat tulis. Menurutnya, berdasarkan fakta di lapangan, hal tersebut tidak menjadi penyebab utama.

“Informasi mengenai buku dan pulpen itu perlu diluruskan. Dari hasil penyelidikan kami, bukan karena alat tulis, melainkan karena korban beberapa kali tidak masuk sekolah dan sering mendapat nasihat dari orang tuanya,” tegasnya.

Peristiwa ini semakin mengundang keprihatinan setelah ditemukannya secarik pesan perpisahan yang ditulis korban menggunakan bahasa daerah. Pesan tersebut ditujukan kepada ibunya dan berisi ungkapan pamit yang menyentuh hati.

Kepolisian menyatakan penanganan kasus ini dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan dan kehati-hatian, mengingat korban masih berusia anak-anak. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: bunuh diri
Previous Post

Bertahan di Liga 3, Persikutim United Dihantui Isu Dugaan Pengaturan Skor

Next Post

Manchester City Melangkah Mulus ke Final Piala Liga Inggris usai Kalahkan Newcastle

BACA JUGA

Meski Konflik Timur Tengah, Jadwal Haji 2026 Tidak Berubah Kondisi Terkini Jemaah Haji Bontang: Sehat, Khusyuk, dan Lanjut Umrah di Makkah

Meski Konflik Timur Tengah, Jadwal Haji 2026 Tidak Berubah

30 Maret 2026 | 00:03
Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

29 Maret 2026 | 19:48
Makam Raja Bone ke-XIV di Pangkep jadi Saksi Bisu Persaudaraan Dua Daerah

Makam Raja Bone ke-XIV di Pangkep jadi Saksi Bisu Persaudaraan Dua Daerah

28 Maret 2026 | 22:56
"Ditelan" Hutan Balocci 18 Jam, Lima Remaja di Pangkep Ditemukan Selamat

“Ditelan” Hutan Balocci 18 Jam, Lima Remaja di Pangkep Ditemukan Selamat

28 Maret 2026 | 19:20
ODGJ di Pangkep Bakar Kandang Ayam Warga, Polsek Bungoro Tangani dengan Humanis

ODGJ di Pangkep Bakar Kandang Ayam Warga, Polsek Bungoro Tangani dengan Humanis

28 Maret 2026 | 18:30
Reses Ramli di Pulau Doang-Doang, Warga Pangkep Keluhkan Pilkades hingga Gaji Guru PAUD

Reses Ramli di Pulau Doang-Doang, Warga Pangkep Keluhkan Pilkades hingga Gaji Guru PAUD

28 Maret 2026 | 16:13
Next Post
Menang 3-1 atas Newcastle, Manchester City Tantang Arsenal di Final Piala Liga Inggris

Manchester City Melangkah Mulus ke Final Piala Liga Inggris usai Kalahkan Newcastle

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

27 Bintara Remaja Polres Bontang Jalani Pembinaan Tradisi

27 Bintara Remaja Polres Bontang Jalani Pembinaan Tradisi

30 Maret 2026 | 23:19
Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan, 3 Rumah Ludes dan 1 Terdampak

Kebakaran di Karang Rejo Balikpapan, 3 Rumah Ludes dan 1 Terdampak

30 Maret 2026 | 23:04
Gratispol dan Jospol Kaltim Serap Anggaran Rp3 Triliun Lebih

Gratispol dan Jospol Kaltim Serap Anggaran Rp3 Triliun Lebih

30 Maret 2026 | 22:57
Penyebab Suhu Terik di Samarinda Kaltim hingga 34 Derajat Celsius

Penyebab Suhu Terik di Samarinda Kaltim hingga 34 Derajat Celsius

30 Maret 2026 | 22:13

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved