Pranala.co, BALIKPAPAN — DPRD Balikpapan menyoroti kondisi waduk di Korpri Blok 2, RT 5 Sepinggan Baru, yang dibiarkan terbengkalai dan tanpa perawatan.
Pasalnya, waduk itu terjadi penumpukan sedimen, saluran tersumbat, serta minimnya penerangan dinilai bukan hanya memperparah potensi banjir, tapi juga membahayakan keselamatan warga, terutama saat musim hujan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah, menegaskan pihaknya mendorong instansi teknis, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU), untuk segera melakukan pengerukan sedimen sebagai langkah awal pencegahan banjir.
Menurutnya, dari Komisi III sangat memperhatikan kondisi lingkungan khususnya di sekitar RT 5 yang berdekatan dengan waduk tersebut.
“Karena ada masukan langsung dari warga terkait endapan sedimen, jadi kami minta OPD terkait segera eksekusi pengerukan agar mengantisipasi terjadinya banjir,” tegas Laisa saat dikonfirmasi Senin (21/7).
Berdasarkan laporan dari warga setempat mengungkapkan, waduk tersebut semakin memburuk sejak proyek awal selesai pada awal 2024.
Penerangan yang sempat dipasang hanya berfungsi dua hari, dan surat permohonan dari warga ke DPU yang dikirim dua bulan lalu, hingga kini belum ditanggapi.
Menanggapi hal itu, dia menyoroti pentingnya pemeliharaan lingkungan secara menyeluruh di area waduk.
Selain itu, Laisa juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengganti lampu penerangan di sekitar waduk, serta mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan di kawasan waduk.
“Kami berharap DPU segera lakukan pengerukan dan Dishub segera menyalakan kembali lampu,” tegasnya
Di satu sisi, ia juga mengajak masyarakat untuk peduli serta terlibat menjaga kebersihan di kawasan waduk.
“Masalah lingkungan ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” kata Laisa.
Ditegaskannya, Komisi III DPRD Balikpapan berkomitmen untuk meneruskan seluruh aspirasi warga kepada OPD terkait untuk memastikan penanganan dilakukan secepatnya.
“Yang penting ada laporan warga, dan itu akan kami teruskan agar secepatnya ditindaklanjuti,” tutupnya.

















