Menu

Mode Gelap

Balikpapan · 7 Mar 2021 05:42 ·

Dokter Puskesmas di Balikpapan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19


					Wali Kota Rizal Effendi turut menyalatkan jenazah dr Rizqan yang sudah berada di dalam mobil ambulan di halaman parkir RSKD. Perbesar

Wali Kota Rizal Effendi turut menyalatkan jenazah dr Rizqan yang sudah berada di dalam mobil ambulan di halaman parkir RSKD.

pranala.co, BALIKPAPAN – Kabar duka datang dari dunia medis di Balikpapan Kalimantan Timur. Satu dokter yang bertugas di UPTD Puskesmas Batu Ampar, dr. Rizqoni Noor Imam, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dr. Rizqoni Noor Imam. Rizal Effendi yakin almarhum husnul khotimah dan ditempatkan di sisi yang mulia di samping Allah SWT.

Rizal Effendi juga turut berdoa agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan. Rizal Effendi meminta agar kejadian ini tidak mengendorkan semangat tenaga kesehatan untuk penanganan kasus Covid-19 di Kota Balikpapan.

“Saya mewakili Pemerintah Kota Balikpapan bersama seluruh warga menyampaikan rasa hormat atas pengorbanan dan keikhlasan, terus mendukung penuh dan selalu mendoakan para rekan dan tenaga medis semua,” ujar Rizal Effendi, Sabtu (6/3) saat menghadiri pelepasan jenazah di RSUD Dr. Kanujoso Dajatiwibowo.

Kepergian dr. Rizqoni Noor Imam membawa kesedihan yang mendalam bagi keluarga dan rekan kerjanya. Ia telah bertugas di Puskesmas Muara Rapak selama 7 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama dr. Khairunissa dan 4 orang anak.

Sebelum dimakamkan pemakaman khusus COVID-19 di Jl Soekarno-Hatta Km 15, Balikpapan, jenazah disalatkan keluarga dan rekan serta Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. Meninggalnya dr. Rizqoni Noor Imam memperpanjang daftar nakes yang meninggal dunia di Balikpapan.

NAKES COVID 191

Wali Kota Rizal Effendi turut menyalatkan jenazah dr Rizqan yang sudah berada di dalam mobil ambulan di halaman parkir RSKD. dr Rizqan meninggal dalam usia 40 tahun akibat terpapar COVID-19. (novi abdi/Antara)

“Sudah ada 7 tenaga kesehatan, dimana 4 diantaranya dokter yang meninggal dunia akibat terpapar COVID-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty, yang juga hadir dalam pelepasan jenazah.

Empat dokter yang meninggal dunia ini, katanya, akibat COVID-19 masing-masing dr Sriyono, dr. Djaelani Sp.THT-KL, dr. M. Fadjar Nur I.G, dan terakhir dr. Rizqoni Noor Imam. Dia mengatakan, dr. Rizqoni Noor Imam meninggal dunia sebelum mendapatkan vaksin COVID-19 karena memiliki komorbid.

“Saat tahap pertama pemberian vaksin, almarhum dr. Rizqoni Noor tidak bisa divaksin karena penyakit diabetes dan hipertensi, dan ini juga yang membuat almarhum semakin berat dengan penyakitnya, hingga akhirnya meninggal dunia,” ujar Dio.

Kata Dio, untuk perlindungan bagi tenaga kesehatan sudah sesuai dengan aturan Kementerian Kesehatan antara lain meliputi penggunaan alat pelindung diri dan jam kerja.

[fr|ks]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Australia Tawarkan Diri Ikut Pembangunan IKN

6 Juli 2022 - 13:51

pranala. 1

Tim Transisi IKN Gelar Konsultasi Publik, Ini Pesan Gubernur Kaltim

6 Juli 2022 - 09:54

Gubernur Kaltim, Isran Noor saat membuka konsultasi publik Studi Amdal Rencana Kegiatan Pembangunan Kawasan Terpadu Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Fasilitas Pendukung Lainnya Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan.

Hewan Kurban di Balikpapan Bebas PMK

6 Juli 2022 - 09:02

Hewan Kurban di Balikpapan Bebas PMK

GM PLN Kaltimtara Langsung Lapor Gubernur Kaltim

6 Juli 2022 - 09:00

GM PLN Kaltimtara Langsung Lapor Gubernur Kaltim

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg

Khusus Putra-Putri Kaltim, Mulai Hari Ini UNESA Buka Pendaftaran Beasiswa Full S1 PLB

4 Juli 2022 - 19:29

Trending di Kaltim